Home » 2015 » November » 30 » Urip Iku Urup
0:48 AM
Urip Iku Urup

"Urip iku urup" begitulah bunyi salah satu falsafah hidup orang jawa yang telah diwarisi dari generasi ke generasi dan yang sarat dengan makna. Secara harfiah falsafah tersebut berarti "hidup itu menyala". Yang jika ditafsirkan, falsafah ini mempunyai pengertian bahwa dalam menjalani hidup ini kita haruslah memberi manfaat dan berkah bagi orang lain dan sekitar kita. Dan ajaran yang terkandung dalam falsafah tersebut tentu saja merupakan sebuah ajaran luhur yang bukan saja harus kita hormati tapi juga harus kita lakoni dalam kehidupan sehari-hari. Meski ajaran ini mungkin telah berumur sangat tua, namun kita masih melihat dan merasakan kesangat-relevanannya dengan nilai-nilai kemusiaan yang kita yakini hari ini. Ini tentu juga dikarenakan ajaran yang terkandung di dalamnya memanglah merupakan prinsip universal yang bersifat abadi. Sebuah hukum yang berlaku selamanya dan berlaku dimanapun.

Keluhuran ajaran dalam falsafah yang satu ini menjadi sebuah ajaran yang mendorong kita untuk menjadi manusia dengan sebagaimana mestinya. Menjadi manusia yang sejati. Menjadi manusia yang hidup seutuhnya dan selaras dengan fitrah penciptaannya. Dan hidup yang demikian itu bukanlah saja merupakan kodrat atau sebuah keharusan yang mesti kita capai, melainkan juga karena hal itu sangatlah berkaitan erat dengan capaian kebahagiaan dan kedamaian kita sendiri. Kita manusia memanglah diciptakan oleh sang pencipta dalam sebuah setting-up kejiwaan yang hanya dapat mencapai kebahagiaan hakikinya jika kita menjadi orang baik. Menjadi orang yang berguna. Semakin banyak dan besar kebaikan yang kita buat dalam hidup ini, maka akan semakin dekat juga kita dengan kebahagiaan yang hakiki itu. Karenanya itulah falsafah jawa yang satu ini dapatlah kita katakan merupakan petunjuk mendasar yang akan menuntun kita kepada kemanusiaan kita.

Meski mungkin pada masanya dulu falsafah ini sangatlah populer, meresap dalam batin dan menjiwai prilaku hidup masyarakat nusantara pada waktu itu, namun tidaklah kita pungkiri bahwa pada saat ini tidaklah banyak orang yang mengenal dan memahami falsafah hidup ini dengan baik dan apalagi yang melakoninya. Dengannya itu adalah penting bagi kita yang perduli kepada karakter dan masa depan bangsa ini, untuk menghargai nilai-nilai luhur dan kearifan bangsa ini serta secara sadar melakoninya dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengajarkan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat luas. Jika ajaran ini dapat terjiwa dengan baik oleh masyarakat kita, jika setiap orang melakoni ajaran ini, tentu ini akan menjadi roh yang mengeratkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dan untuk menjadi bangsa yang kuat, haruslah bagi bangsa ini untuk dapat tumbuh mengakar di atas budaya dan jati dirinya sendiri. Kita tidaklah akan bisa membangun karakter bangsa kita secara baik dengan mengambil nilai-nilai dan budaya bangsa lain dan melupakan nilai-nilai dan budaya bangsa kita sendiri.    

Category: Kearifan Indonesia | Views: 1054 | Added by: GitaMerdeka | Rating: 3.0/2
Total comments: 1
avatar
0 Spam
1
Who are you? Siapakah engkau?
avatar