Home » 2017 » August » 14 » SUDUT PANDANG BHINNEKA TUNGGAL IKA
4:24 PM
SUDUT PANDANG BHINNEKA TUNGGAL IKA

Cara pandang setiap kita berbeda-beda, tergantung dari mana kita melihat "sesuatu" itu. Tanpa meremehkan dan merendahkan siapapun seharusnya kita sama-sama menyadari akan apa yang kita nilai terhadap seseorang.
Perbedaan cara pandang ini kalau saya perumpamakan, sama seperti orang yang melihat rumahnya dari jarak yang normal/berdiri di depan rumah, pasti yang dia akan melihat rumahnya dari sudut pandang yang terbatas, yang dia lihat hanya bagian rumah yang terjangkau oleh mata dan tidak bisa melihat seluruh bagian rumahnya yang berada diatas.
Lain halnya kalau orang tersebut melihat rumahnya dari ketinggian 10 s/d 20 meter diatas gedung yang tinggi yang ada di sekitar rumahnya, pasti yang akan dia lihat adalah bagian atap rumahnya dan juga mungkin dia akan melihat rumah2 yang ada di sekitarnya dan juga mungkin bisa melihat ada apa saja di sekitar rumahnya.

Cara pandang kita tentang KEBERAGAMAN juga sama, Sepeti di perumpamakan orang tadi, sudut pandang kitalah yang membuat kita menilai keberagaman di dalam bangsa ini seperti cara kita melihat dan jaraknya masih terlalu pendek dan sempit. Untuk itu mari kita belajar melihat KEBERAGAMAN yang ada di dalam bangsa kita ini dari sudut pandang yang lain, dan juga melihat dengan wawasan yang luas dan tinggi. Maka sudah pasti kita akan menemukan hal-hal yang luar biasa di dalam bangsa Indonesia ini. Mari saudara- saudaraku sebangsa dan setanah air, mari kita lihat sejarah bangsa kita, dari mana kita di lahirkan, siapa kita sebagai sebuah bangsa, dan mau kemana kita membawa bangsa kita! Inilah yang harus kita selami dan dalami lagi.

Bangsa Indonesia terbentuk melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang, sejak zaman kerajaan-kerajaan Sriwijaya, Majapahit serta dijajah oleh bangsa asing selama 3,5 abad. Unsur masyarakat yang membentuk bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, berbagai macam adat-istiadat kebudayaan dan agama, serta berdiam dalam suatu wilayah yang terdiri atas beribu-ribu pulau. Oleh karena itu keadaan yang beraneka ragam tersebut bukanlah merupakan suatu perbedaan untuk dipertentangkan, melainkan perbedaan itu justru merupakan suatu daya penarik ke arah suatu kerjasama persatuan dan kesatuan dalam suatu sintesa dan resultan, sehingga keanekaragaman itu justru terwujud dalam suatu kerjasama yang luhur.

Sintesa persatuan dan kesatuan tersebut kemudian dituangkan dalam suatu asas kerohanian yang merupakan suatu kepribadian serta jiwa bersama yaitu Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila. Oleh karena itu prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia yang berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila adalah bersifat "majemuk" dan sebagai prinsip hidup di dalam keberagaman di Indonesia. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa kita, ketika setiap kita menerapkan Prinsip Kemerdekaan yang itu semua mengakar dari prinsip Bhinneka Tunggal Ika, sebetulnya itu untuk kebaikan kita sendiri di dalam berbangsa dan bernegara.

Tuhan Yang Maha Esa, mengajarkan kepada kita semua selaku umat manusia untuk menjadi pribadi-pribadi yang bertakwa, menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Dan ketika kita menjadi bertakwa, itu untuk kebaikan kita sendiri, bukan untuk orang lain termasuk bukan untuk Tuhan. Berbicara ketakwaan tentu ini tidak lepas dari nilai -nilai yang baik yang di kehendakiNya kepada kita semua selaku umat manusia. Yaitu bagaimana kita berbuat baik kepada semua orang, berlaku adil kepada semua orang, bergotong royong dalam kebaikan untuk hidup bersama , dan seterusnya. Jadi sebenarnya apa yang diajarkan di dalam IDEALISME bangsa kita adalah mengajarkan tentang dalam kehidupan BERBANGSA DAN BENEGARA kita harus menjunjung tinggi sikap saling Hormat dan menghormati kepada siapa saja, tanpa mengesampingkan satu golongan pun. Kalau dalam bahasa Betawi " loe ade, gue ade".

Mari kita ciptakan kehidupan di bangsa kita, kehidupan yang saling hormat menghormati antar sesama manusia lainnya. Bhinneka Tunggal Ika " walaupun kita berbeda- beda, akan tetapi kita semua adalah sama, yaitu BANGSA INDONESIA. Setiap orang yang memiliki keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pasti selalu berdo'a meminta kepada Tuhan untuk diberikan petunjuk dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Do'a yang selalu kita mintakan kepada Tuhan adalah Berikanlah kami kepada jalan yang lurus, yaitu jalannya orang-orang yang telah Engkau anugerahi nikmat, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula jalan yang sesat. Ketika bangsa kita sudah diperjuangkan dengan tetesan darah bahkan nyawa, dan ketika para pendiri bangsa (FF) sudah memperjuangkannya sampai menghantarkan kita semua kepada alam kemerdekaan sekarang ini, kenapa kita harus mempermasalahkan dan mau mengganti idealisme negara kita!.

Padahal sangat jelas bahwa KEMERDEKAAN yang telah kita perjuangkan ini adalah BERKAT RAHMAT TUHAN YANG MAHA KUASA. Bukankah ini do'a yang selalu kita minta kepada Tuhan? Lalu kenapa setelah kita diberikan jalan yang "lurus " sebagai sebuah bangsa, kita malah tidak mau menerimanya dan tidak mau melanjutkan apa2 yang sudah dikehendaki olehNya. Apa itu jalan yang lurus? Untuk bangsa kita, jalan yang lurus adalah jalan yang menghantarkan kita kepada kemerdekaan dari penjajahan. Jalan yang lurus adalah jalan yang membawa bangsa kita merdeka dari PENINDASAN DAN TAMAM PAKSA. Dengan prinsip kemerdekaan yang dikarunia oleh Tuhan itulah kita seharusnya melanjutkan REVOLUSI BANGSA INDONESIA yang belum selesai.

Mari saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, mari kita lanjutkan revolusi bangsa kita. Mari kita dukung Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan dan sekaligus alat yang menyatukan kita dari keberagaman bangsa kita. Mari kita dukung PANCASILA sebagai dasar negara kita yang fungsinya sebagai pemersatu bangsa kita dan juga sebagai bintang petunjuk bangsa kita/sebagai petunjuk arah kalau sekiranya kita tersesat dalam alam REVOLUSI BANGSA INDONESIA.

Mari kita dukung UUD1945 sebagai blue printnya bangsa kita, agar kita tahu arah bangsa kita dan agar kita tahu jati diri bangsa kita. Siapakah kita dan mau kemanakah kita sebagai sebuah bangsa! Di dalam UUD1945 inilah dijelaskan dengan sangat GAMBLANG keyakinan kita sebagai sebuah bangsa, visi dan misinya kita sebagai sebuah bangsa, pernyataan kita sebagai sebuah bangsa dan juga bagaimana cara kita menyelenggarakan kemerdekaan kita. Inilah relnya REVOLUSI BANGSA INDONESIA. Jika kita mengaku orang Indonesia, maka kita wajib menghormati dan menjalankan apa yang sudah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa kita. Merdeka, merdeka, merdeka, sekali merdeka tetap merdeka.

Apa yang digali dari BUMINYA INDONESIA adalah suatu MUTIARA yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Karena memang melalui sebuah proses penggalian dalam CIPTA Founding Father yang akhirnya dalam proses perenungan dan penggalian itulah tercipta PANCASILA. PANCASILA bukan hanya sebagai DAYA PEMERSATU melainkan juga sebagai PETUNJUK ARAH bagi bangsa Indonesia. Pancasila inilah yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia yang beraneka ragam ini, dari Sabang sampai Merauke akan dapat disatukan ketika semua bangsa mau menerima BHINNEKA TUNGGAL IKA dan PANCASILA. Karena REVOLUSI INDONESIA bukanlah revolusinya Sukarno saja, akan tetapi revolusi Indonesia adalah revolusinya bangsa Indonesia yang dari Sabang sampai Merauke.

Pancasila inilah yang mengawali REVOLUSINYA BANGSA INDONESIA dan Pancasila ini pulalah yang akan mengakhiri REVOLUSINYA BANGSA INDONESIA ketika sudah terwujudnya suatu masyarakat yang hidup rukun dalam keberagaman, terwujudnya suatu masyarakat yang ADIL DAN MAKMUR. (Bung Karno: 1 Juni 1945) Ayooo bangsa Indonesia REVOLUSI belum SELESAI!!!. Adanya buah di dalam pohon karena adanya ranting dan daun, adanya ranting di pohon karena adanya batang, adanya batang karena adanya akar, tumbuh dan suburnya akar tergantung dari benih yang ditanam dan juga tergantung dari tanah yang subur. BHINNEKA TUNGGAL IKA itu sama Sepeti "BENIH" yang di tanam di bumi yang subur di INDONESIA. Keanekaragaman yang ada di Indonesia ini seperti di perumpamakan sebuah pohon tersebut.

Adanya suku-suku, adat istiadat, keyakinan, semuanya berasal dari yang satu, yaitu TUHAN YANG MAHA ESA. Jadi kalau kita mau belajar Bhinneka Tunggal Ika, maka belajar dan teruslah belajar dari apa yang ada di Alam semesta. Agar kita tidak EGOIS dan selalu menjadi pribadi yang menutup diri tentang Bhinneka Tunggal Ika, karena sejatinya Bhinneka tunggal Ika itu adalah suatu pemahaman tingkat tinggi yang di karuniakan oleh Tuhan untuk bangsa Indonesia. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mengkaruniai bangsa kami sebuah prinsip hidup untuk BERSATU DI DALAM KEBERAGAMAN. Bhinneka Tunggal Ika itu walaupun kita berbeda-beda tetapi kita tetap satu jua, makna Bhinneka tunggal Ika ini sangat dekat sekali di dalam kehidupan kita sehari-hari, dan bahkan sering sekali kita temukan di mana-mana. Hari ini saya belajar Bhinneka tunggal Ika dalam sebuah permainan catur, di dalam permainan catur setiap pion, benteng, kuda, luncur, menteri, bahkan raja. Memiliki bentuk yang berbeda-beda dan juga memiliki cara melangkah yang berbeda juga. Tetapi tujuannya adalah satu, bagaimana bisa mencapai KEMERDEKAAN/KEMENANGAN dalam permainan tersebut.

Ketika pion dan yang lainnya BERSATU dengan tujuan untuk mencapai kemenangan maka sudah dapat dipastikan sang PEMAINLAH yang akan menang. Dibutuhkan saling membackup antara satu dengan yang lain, saling bekerja sama dalam mempertahankan KEDAULATANnya. Ketika musuh menyerang dari segala penjuru kita harus mampu membaca setiap gerakan yang dilakukan, dan saling mempertahankan antara satu dengan yag lain jangan sampai pertahanan kita di PECAH-BELAH, sehingga mereka bisa menyerang masuk untuk mengalahkan kita.

Bangsa Indonesia ini pun demikian, ketika semua rakyat BERSATU dan saling menjalankan peran dan fungsinya dengan baik maka kita juga akan kuat sebagai sebuah BANGSA. Yang menjadi rakyat ikutilah arah Pemerintahan dan dukunglah program2 yang sedang diselenggarakan. Yang menjadi TNI dan POLRI jagalah benteng pertahanan BANGSA ini jangan sampai "JEBOL" oleh para penyerang yang menggunakan segala cara untuk melemahkan pertahanan BANGSA dengan cara pecah-belah dan lain sebagainya. Yang menjadi staf ahli politik, ekonomi, budaya, maka bekerjalah untuk meluncurkan bangsa ini maju kedepan agar lebih maju lagi dengan bidang2 yang dikuasainya.

Yang menjadi menteri bekerjalah dengan niat yang luhur dari dalam hati, dengan leluasa menjalankan roda Pemerintahan sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya untuk menjalankan program2 yang sudah disusun untuk MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN BERSAMA. Yang menjadi PRESIDEN maka tentu sangat berat tugas dan tanggung jawabnya, karena bagaimana dapat mensinergikan setiap jajaran pemerintahan dan juga rakyat untuk bersama2 BERSATU demi terwujudnya BANGSA INDONESIA YANG MERDEKA, BERSATU, BERDAULAT, ADIL DAN MAKMUR. Mari kita wujudkan PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA KITA, kalau persatuan sudah kuat maka kehidupan GOTONG ROYONG dapat dilakukan untuk mewujudkan CITA-CITA BANGSA INDONESIA. 

Maha Besar Allah, dengan segala FirmanNya. Firman Allah bukan hanya tertulis di dalam kitab suci-Nya saja, bahkan Allah memberikan perumpamaan, " kalau seluruh pohon di jadikan pena, dan seluruh lautan di jadikan tinta untuk menulis Firman Allah, maka sesungguhnya tidaklah cukup untuk itu, walaupun ditambah kembali dengan jumlah yang lebih dari itu"

Ini membuktikan bahwa KEBESARAN ALLAH tidak bisa diukur dengan PEMAHAMAN kita yang sempit, dan MENGENAL ALLAH hanya dengan apa yang kita yakini saja. Karena sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa. Seluruh alam semesta dan segala isinya adalah ciptaanNya. Jadi apapun yang ada di alam semesta ini SEJATINYA adalah Ciptaan Allah. Lalu kenapa kita sebagai mahluk ciptaan Allah tidak menghargai dan menghormati sesama mahluk ciptaanNya? Bukankah kita mengaku BERIMAN?
Lalu kenapa kita tidak beriman dengan apa yang Allah ciptakan, walaupun mereka BERBEDA dengan kita. 
Berbeda sukunya, berbeda keyakinannya, berbeda adat Istiadatnya, berbeda cara mencari hidupnya, bahkan berbeda cara berpikirnya. Jadi mari kita saling menghormati apa-apa yang Allah ciptakan. Jika kita mengaku beriman. Bhinneka Tunggal Ika adalah sebuah pemahaman dan juga konsep hidup di dalam KEBERAGAMAN, saya meyakini bahwa ini juga adalah konsep hidup untuk saling menghormati dan saling hidup harmonis di dalam KEBERAGAMAN. Ya Allah, Tuhan pengatur hidup kami, jauhkanlah hati kami dari sarang amarah dan kebencian tapi jadikanlah hati kami rumah bagi cinta dan kasih sayang, dan anugerahkanlah kami dengan sifat pemaaf, agar sekiranya Engkau juga memaafkan kesalahan- kesalahan kami

Ya Alla, Tuhan Yang Maha Kuasa, mudah sekali bagiMu untuk membuat bangsa ini menjadi BERSATU dan mudah juga bagiMu untuk menjadikan seluruh umat manusia di muka bumi ini untuk hidup BERSATU, DAMAI, DAN HIDUP DI DALAM KEBERAGAMAN. Hanya do'a dan ikhtiar yang hanya bisa kami lakukan ya Rab! Dan kami berpasrah dan percaya bahwa Engkau akan selalu menjaga seluruh umat manusia di muka bumi ini. Aminnn

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 67 | Added by: semesta580 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar