Home » 2015 » January » 11 » Falsafah Minahasa
11:30 AM
Falsafah Minahasa

Ada sebuah kearifan dari Minahasa yang perlu kita apresiasi dengan baik. Sebuah falsafah hidup yang mengandung keluhuran nilaii yang mungkin cukup populer bagi masyarakat sulawesi. "Si tou timou tumao tou" merupakan falsafah hidup yang mengadung ajaran mendasar tentang nilai-nilai kemanusiaan. Si tou timou tumou tou memiliki makna bahwa seorang manusia yang sejati adalah yang memanusiakan manusia lainnya. Falsafah ini menekankan kepada kita bahwa kemualiaan diri kita sebagai manusia adalah terletak pada kemauan dan kemampuan kita untuk memuliakan manusia lainnya. Ajaran yang demikian itu tentulah merupakan sebuah ajaran yang sangat luhur, humanis dan juga bersifat universal. Ini adalah ajaran cinta kasih. Ini adalah ajaran persaudaraan. Ini adalah ajaran yang mengharuskan setiap orang untuk berbuat sesuatu untuk orang lain. Mengharuskan setiap orang untuk sedapat mungkin berusaha untuk menjadi berkat bagi orang lain. Mengharuskan setiap orang untuk saling jaga, saling bantu, saling menghidupi dan saling memperkuat. Tentu kita berharap agar sekiranya falsafah luhur ini bukan saja menjadi sebuah slogan-slogan kosong tanpa implementasi melainkan kita berharap agar ini benar-benar menjadi sebuah budaya hidup yang meresap dan menjiwai keseharian kita bangsa Indonesia. 

Tentu bukan saja orang Sulawesi atau orang Minahasa yang mempunyai falsafah dan nilai-nilai hidup yang demikian, di daerah-daerah yang lain pun di wilayah kesatuan republik Indonesia ini kita kaya akan nilai-nilai luhur yang serupa itu. Falsafah Minahasa ini hanyalah salah satu cerminan dari karakter dan jati diri bangsa kita yang cinta damai dan senantiasa mengedepankan persaudaraan. Yang dengan itu bukan saja orang Minahasa yang perlu berbangga tapi juga setiap orang Indonesia perlulah merasa berbangga akan keluhuran nilai-nilai hidup yang dianut oleh bangsa ini sedari sejak lama. 

Namun demikian tidak kita pungkiri bahwa memang hari ini kita mendapati bangsa Indonesia seakan jauh dari nilai-nilai tersebut di atas. Namun demikian tetaplah juga tidak dapat kita pungkiri bahwa kesejatian kita dan keaslian karakteristik bangsa ini sesungguhnya memang adalah bangsa yang menjunjung tinggi kerukunan dan persaudaraan. Dan adalah penting tentu bagi kita semua untuk berusaha membangun kembali karakter bangsa dan mengembalkannya kepada nilai-nilai luhur yang bersumber darai warisan budaya bangsa ini. Kita percaya bahwa kekuatan sebuah bangsa adalah sangat ditentukan pada karakternya. Untuk itu upaya untuk membangun karakter bangsa haruslah merupakan hal diutamakan di atas yang lain. Di samping itu juga pembangun karakter bangsa tentu saja juga harus mempunyai arah yang jelas. Mempunyai kiblat yang jelas. Jangan sampai bangsa ini tidak mempunyai bentuk karakter yang jelas untuk dibangun dan ditumbuh kembangkan. Kita harus bersungguh-sungguh menggali nilai-nilai luhur bangsa kita untuk dapat menemukan keaslian jati diri bangsa ini yang kemudian kita jadikan arah dan kiblat pembentukan karakter bangsa.

Category: Kearifan Indonesia | Views: 530 | Added by: edys | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar