Home » 2017 » June » 22 » Semestinya Manusia Bersama
1:47 AM
Semestinya Manusia Bersama

Setiap manusia adalah anak-anak yang sama asal muasalnya; dari Adam dan Hawa.

Setiap manusia adalah jiwa-jiwa yang sama fitrah dirinya; dari Tuhan yang Esa.

Jika manusia memiliki rupa yang tak serupa, bukanlah itu karena Tuhanya tak sama.

Jika manusia memiliki suku bangsa yang berbeda, bukanlah itu karena fitrah dirinya tak sejiwa.

Jika manusia memiliki agama yang beraneka, bukan juga karena suara kebenaran di kalbunya belainan adanya.

Tidak! Perbedaan itu memanglah disengaja oleh-Nya.

Keberagaman itu memanglah sunah-Nya atas alam semesta.

Keberagaman itu memanglah kehendak yang ditetapkan-Nya agar kehidupan ini dapat bekerja.

Aneka rupa beda yang tak serupa itu hanyalah cara Tuhan agar manusia mencari kesempurnaan dalam serpihan yang berserakan pada tiap-tiap jiwa.

Agar manusia tergerak untuk bekerja sama merajut kebenaran Ilahiah yang bertebaran di alam semesta.

Agar manusia terpanggil untuk bahu membahu mewujudkan sejahtera yang hanya dapat hadir saat manusia bersedia untuk saling menerima.

Saling menerima untuk bersaudara meski berbeda rupa, suku, bangsa dan agama yang dianutnya.

Karena disaat itulah surga yang dijanjikan-Nya akan menjelma ke alam nyata.

 

Category: Nyanyian Anak Bangsa | Views: 154 | Added by: nasionalisme[dot]id | Tags: Nyanyian Anak Bangsa, Persatuan, Kebangsaan, Nasionalisme Indonesia, puisi | Rating: 1.0/1
Total comments: 0
avatar