Home » 2017 » September » 13 » SEJARAH PROXY WAR
10:00 AM
SEJARAH PROXY WAR

Memproklamasikan diri kita sebagai negara merdeka sama sekali bukan jaminan bahwa Indonesia akan lepas dari gangguan negara asing. Tidak sedikit pihak yang menilai bahwa Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi darurat ancaman proxy war. Indonesia saat ini sedang berada dalam ancaman proxy war atau perang proksi dari berbagai arah. Ancaman itu ternyata sudah diprediksi jauh sebelum Indonesia memasuki era pembangunan di segala bidang. Bapak pendiri bangsa, Ir.Soekarno, yang disebut telah meramalkan ancaman perang proksi tersebut. Presiden pertama Republik Indonesia itu sudah mengetahui ancaman perang yang akan terjadi meski Indonesia telah merdeka. Gerakan Non-Blok yang diusulkan oleh Ir.Soekarno pada tahun 1955 merupakan bagian dari strategi Indonesia bersama negara dunia ketiga yang kaya akan sumber daya alamnya, untuk mampu berdiri di atas kaki sendiri dan terbebas dari cengkeraman asing.

Gerakan Non-Blok, juga adalah upaya untuk menarik diri dari kepentingan Barat dan Timur. Soekarno sudah memprediksi bahwa perang di masa depan itu “It's all about resources”. Hal inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi sasaran utama negara-negara asing. Karena Indonesia memiliki sumberdaya alam yang sangat berlimpah dan masih belum dimanfaatkan dengan baik. Kecenderungan Indonesia yang pada saat itu lebih memihak timur telah membuat dunia barat bereaksi. Proxy War akhirnya menjadi pilihan bagi negara-negara barat untuk perlahan-lahan masuk ke Indonesia.

Contoh perang proxy yang pernah dialami Indonesia adalah ketika dunia Barat terutama Amerika tidak menginginkan Indonesia jatuh ke blok Komunis. Dunia barat pun melakukan penghancuran terhadap PKI di Indonesia yang berlangsung secara besar-besaran pada periode 1965-1966, dan secara perlahan namun pasti kekuasaan sipil di Indonesia jatuh ke dalam rezim militer. Motif perang dan keterlibatan pihak ketiga sebagai boneka atau proxy selalu berfokus pada konflik perebutan sumber daya. Hal ini telah membuat Indonesia sebagai wilayah operasi asing untuk merebut kekayaan alam kita. Perang proxy sesungguhnya telah dipraktikkan kepada Indonesia sejak zaman penjajahan. Contohnya Belanda pada saat itu memanfaatkan Tentara Kerajaan Hindia Belanda atau KNIL sebagai proxy mereka. Jadi saat ini sudah bukan lagi saatnya bagi negara untuk menjelaskan 'Apa itu proxy war', melainkan lebih kepada 'Bagaimana cara kita menghadapinya'.

Category: Proxy War | Views: 164 | Added by: Arahadd | Rating: 4.7/3
Total comments: 1
avatar
0
1
sangat bagus artikelnya, terimakasih untuk Arahadd...good!!!
avatar