Home » 2017 » March » 30 » QS. Al-Fatihah [1]:1
7:51 PM
QS. Al-Fatihah [1]:1

Bismillahirrahmanirrahim
Dalam nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (QS. Al-Fatihah [1]:1)

Basmallah mempunyai kedudukan yang sangat penting di dalam agama Islam. Di dalam Islam kita diperintahkan untuk selalu memulai pekerjaan dengan membaca basmallah. Bahkan ada satu hadist yang mengatakan bahwa tiap-tiap perbuatan yang baik yang tidak dimulai dengan bacaan basmallah, maka akan terputus keberkahannya.

Satu hal penting yang perlu kita mengerti terkait hal itu adalah bahwa setiap perbuatan itu sangatlah tergantung dari niatnya. Perbuatan yang tergolong baik sekalipun, jika tidak dilakukan dengan sebuah niat yang benar, perbuatan tersebut pun hanya akan menjadi perbuatan yang kehilangan berkah dan bahkan bisa menjadi perbuatan yang sia-sia di mata Allah.

Adanya keharusan mengawali setiap perbuatan dengan membaca basmallah adalah sebagai pengingat agar kita memastikan setiap hal yang kita kerjakan haruslah kita kerjakan dalam nama Allah atau selaras dengan ajaran-Nya. Selaras dengan jaran Allah Tuhan yang Rahman dan Rahim itu. Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang itu. Sehingga karenanya, apapun yang kita lakukan haruslah merupakan implementasi dari ajaran kasih sayang Allah. Artinya perbuatan tersebut haruslah merupakan perbuatan yang bermanfaat, perbuatan yang menguntungkan buat orang lain dan kehidupan, tidak merusak, tidak merugikan orang lain dan perbuatan tersebut dilakukan karena Allah semata.

Ketika kita melakukan perbuatan yang baik, seperti memberi makan kepada orang miskin misalnya, tapi kita melakukan hal tersebut karena ingin dipuji oleh orang lain, atau karena ingin menyombongkan diri, atau malah karena kita bermaksud untuk merendahkan orang yang kita tolong tersebut, maka sebenarnya apa yang kita lakukan itu termasuk adalah termasuk dalam perbuatan yang tidak dilakukan dengan basmallah; walaupun ketika melakukannya kita mengucapkan basmallah. Terlebih lagi jika perbuatan yang kita lakukan adalah perbuatan jahat dan memang jelas-jelas merugikan orang lain atau merusak. Perbuatan yang merugikan orang lain, seperti mencuri misalnya, sekalipun ketika melakukan perbuatan tersebut diawali dengan bacaan basmallah, tetap saja hakekatnya tidaklah perbuatan tersebut dikukan dengan basmallah karena mencuri itu bukanlah ajaran kasih sayang Allah. Bukan ajaran Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang itu.

Jadi, makna keharusan mengawali setiap perbuatan dengan membaca basmallah adalah memastikan bahwa apapun yang kita lakukan haruslah selaras dengan ajaran kasih sayang Allah dan haruslah kita lakukan dengan niat semata-mata untuk mencari keridhaan Allah. Dan hanya di dalam ajaran Allah ini sajalah terdapat jaminan berkah, keamanan dan keselamatan bagi kita. Di luar dari ajaran Allah kita tidak akan mendapatinya.

Category: Kaji Qur'an | Views: 113 | Added by: nasionalisme[dot]id | Tags: Kasih Sayang, Ajaran Allah, Al-Qur'an | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar