Home » 2017 » August » 18 » NASIONALISME KITA ADALAH NASIONALISME YANG MEMBUAT KITA MENJADI “PERKAKASNYA TUHAN”.
8:30 AM
NASIONALISME KITA ADALAH NASIONALISME YANG MEMBUAT KITA MENJADI “PERKAKASNYA TUHAN”.

Nasionalisme kita bukanlah nasionalisme yang sempit; ia bukanlah yang timbul daripada kesombongan bangsa belaka; ia adalah nasionalisme yang lebar,--nasionalisme yang timbul daripada pengetahuan atas susunan dunia dan riwayat; ia bukanlah jingo-nationalism atau chauvinism, dan bukanlah suatu kopie atau tiruan daripada nasionalisme Barat.

Nasionalisme kita ialah suatu nasionalisme, yang menerima rasa hidupnya itu sbagai suatu bakti. Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang di dalamnya kelebaran dan keluasannya memberi tempat cinta pada lain-lain bangsa, sebagai lebar dan luasnya udara, yang memberi tempat segenap sesuatu yang perlu untuk hidupnya segala hal yang hidup.

Nasionalisme kita ialah nasionalisme ketimuran, dan sekali-kali bukan kebaratan , yang menurut perkataan C.R Das adalah “suatu nasionalisme yang saling serang-menyerang, suatu nasionalisme yang mengejar keperluan sendiri, suatu nasionalisme perdagangan yang menghitung-hitung untung dan rugi”.

Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang membuat kita menjadi “perkakasnya Tuhan”, dan membuat kita menjadi “hidup di dalam roh”—

Bung Karno : Suluh Indonesia Muda (1928)

Inilah penjabaran dari Nasionalisme kita, kalau hari ini ada orang yang mengatakan bahwa nasionalisme kita adalah tidak sesuai dengan suatu ajaran Tuhan, menurut saya orang tersebut belum paham akan apa itu Nasionalisme bangsa Indonesia. Dan saya merekomendasikan untuk kembali membaca sejarah!

Karena di dalam sejarah ada petunjuk, pelajaran, dan juga penerangan yang dapat kita pelajari dan kita aplikasikan di dalam kehidupan kita saat ini.

Jadi jangan takut untuk kita mempelajari sejarah bangsa kita sendiri, karena kalau kita tidak paham akan sejarah bangsa kita sendiri, maka kelak bangsa kita akan kehilangan “jati diri” sebagai sebuah bangsa yang memiliki peradaban yang besar pada masa itu.

Marilah kita mempelajari nasionalisme kita dengan sungguh-sungguh, karena dengan kita melakukan pendalaman sejarah bangsa kita sendiri, itu sama saja kita sedang mengenali “diri kita sendiri” karena memang kita di lahirkan oleh ibu pertiwi yaitu Indonesia.

Tetap berjuang saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, jangan mengeluh, jangan putus asa, karena sesungguhnya perjuangan kita saat ini adalah perjuangan yang mulia, yaitu untuk mewujudkan kehidupan di muka bumi ini yang damai, aman, tentram, adil, makmur dan sejahtera. Jagalah persatuan dan kesatuan bangsa kita, hiduplah di dalam keberagaman. Dan jadikanlah sosialisasi nasionalisme Indonesia ini sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Karena memang Tuhanlah yang membuat bangsa kita ini menjadi bangsa yang beraneka ragam, dan Tuhan jugalah yang mengajarkan kepada kita cara hidup di dalam keberagaman. Yaitu dengan menjunjung tinggi kemerdekaan orang lain, dah hiduplah di dalam Bhinneka Tunggal Ika. Karena sesungguhnya Tan hana dharma mangruwa “tidak ada kebenaran yang mendua” Kebenaran dalam kemanusiaan dan keadilan itu adalah kehendak Tuhan YME.

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 60 | Added by: semesta580 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar