Home » 2017 » September » 7 » KEYAKINAN ADALAH KEKUATAN YANG BISA MEMBUAT KITA MENJADI PERCAYA DIRI
1:26 AM
KEYAKINAN ADALAH KEKUATAN YANG BISA MEMBUAT KITA MENJADI PERCAYA DIRI

"Kebenaran adalah pada kita, keadilan adalah pada kita, pekerti adalah pada kita, dan hukum Tuhan yang lebih tinggi dari pada hukum manusia, adalah membenarkan kita punya tindakan". Keyakinan yang demikian inilah yang memberi kekuatan batin pada kita, memberi kekuatan tindakan pada kita, memberi kekuatan bersenyum pada kita, pada saat rintangan sekeras-kerasnya. (Bung Karno: Suluh Indonesia Muda 1928). 

Dari kutipan di atas, saya memahami bahwa dalam segala hal yang kita lakukan untuk kemaslahatan orang banyak semuanya berawal dari kita, ketika kita menyadari bahwa diciptakannya kita oleh Tuhan YME tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menjadi pribadi-pribadi yang mewujudkan nilai-nilai kebaikan yang sudah Tuhan tanamkan di dalam diri kita atau di hati kita masing-masing.

Itulah sebabnya bangsa kita selama mengalami penjajahan yang begitu panjang memiliki kesadaran dari dalam kalbunya bangsa Indonesia bahwa "penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Tuhan mengajarkan kepada kita untuk berbuat baik kepada seluruh mahluk yang ada di muka bumi ini, bukan hanya kepada manusia saja. Bahkan kepada seluruh Alam semesta dan seluruh isinya, itulah hakekat dari penciptaan manusia pertama "Adam" bahwa kita diciptakan untuk menjadi "khalifah" atau pengendali / pemimpin di dunia ini.

Khalifah yang dimaksud adalah bagaimana kita menjadi orang-orang yang berguna buat orang lain dan juga alam dan seluruh isinya dan tidak menciptakan kerusakan di muka bumi ini.

Inilah juga yang di ajaran para pendiri bangsa kita bahwa apa yang ada di dalam Bangsa Indonesia ini adalah apa yang sudah di kehendaki oleh Tuhan. Keberagaman yang ada, dan seluruh alamnya ini adalah kehendak-Nya. Hanya saja bagaimana kita dapat mewujudkan suatu sistem di dalam keberagaman ini, agar semuanya hidup rukun, harmonis, dan terciptanya keadilan dan kemakmuran.

Jadi marilah kita cermati dan kita percayai bahwa cara hidup berbangsa dan bernegara yang di pakai oleh bangsa lain belum tentu baik untuk Indonesia. Karena Tuhan sudah mengajarkan kepada kita di dalam diri nya bangsa Indonesia ini ada ajaran kebenaran, ada ajaran keadilan, ada ajaran budi pekerti, dan inilah keyakinan bangsa kita Indonesia. Yaitu cara hidup yang saling menghormati kemerdekaan dan cara hidup yang baik di dalam keberagaman tanpa merugikan dan mengecilkan satu atau lebih keberagaman yang ada pada bangsa kita.

Mari kita hidup rukun, harmonis, damai, aman, nyaman di dalam keberagaman Bangsa Indonesia. Dan ini harus dimulai dari diri kita masing-masing dalam mengaplikasikannya. Karena tentu saja Tuhan YME mangajarkan kepada setiap mahluk hidup yang telah diciptakanNya, yaitu cara-cara sesuai dengan penciptaannya masing-masing. Kalau kita sebagai manusia maka Tuhan mengajarkan tentang kemanusiaan, begitu juga dengan binatang dan lain-lain tentu saja Tuhan sudah mengajarkan cara-cara berinteraksi dan bersosialisasi sesuai dengan bentuk dan wujudnya masing-masing.

Oleh karena itu maka keyakinan akan ajaran kemanusiaan itu adalah sudah merupakan kehendak Tuhan, maka ketika kita menyakini ajaran kemerdekaan yang telah di ajarkan oleh para pendiri bangsa kita tentu saja itu adalah ajaran yang sesuai dengan kemanusiaan. Ajaran kemanusiaan adalah ajaran yang memang sudah sesuai dengan fitrah manusia dan tentu saja cara-cara kita dalam hidup harus menunjukan cara-cara yang sesuai dengan kemanusiaan, jangan sampai kita memakai cara-cara yang tidak cocok seperti saling takluk-menaklukan dan saling jajah-menjajah karena itu adalah cara yang sudah tidak boleh dipakai lagi oleh kehidupan ini.

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 130 | Added by: semesta580 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar