Home » Kearifan Indonesia

Bukit Kasih yang terletak di Desa Kanonang, Minahasa, Manado, Sulewesi Utara ini adalah salah satu obyek wisata unik yang mengandung syiar-syiar Pancasila di dalamnya. Apa yang disuguhkan objek wisata ini sangat sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan budaya Indonesia yang cinta damai dan penuh toleransi. Entah bagaimana awal kisah dan sejarah dibangunnya objek wisata ini, tapi yang pasti ini dapat menjadi sarana edukasi yang baik untuk masyarakat Indonesia tentang jati bangsanya yang tumbuh di atas nilai-nilai saling hormat menghormati hak dan kemerdekaan setiap orang untuk hidup menurut keyakinan dan tradisinya masing-masing.

Di Bukit Kasih ini berdiri lima tempat ibadah dari kelima agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha. Kelima tempat ibadah tersebut dibangun saling berdampingan satu sama lainnya di atas sebuah bukit. Selain itu, di obyek wisata Bukit Kasih ini juga terdapat sebuah tugu yang sengaja diba ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 136 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-29 | Comments (0)

"Urip iku urup" begitulah bunyi salah satu falsafah hidup orang jawa yang telah diwarisi dari generasi ke generasi dan yang sarat dengan makna. Secara harfiah falsafah tersebut berarti "hidup itu menyala". Yang jika ditafsirkan, falsafah ini mempunyai pengertian bahwa dalam menjalani hidup ini kita haruslah memberi manfaat dan berkah bagi orang lain dan sekitar kita. Dan ajaran yang terkandung dalam falsafah tersebut tentu saja merupakan sebuah ajaran luhur yang bukan saja harus kita hormati tapi juga harus kita lakoni dalam kehidupan sehari-hari. Meski ajaran ini mungkin telah berumur sangat tua, namun kita masih melihat dan merasakan kesangat-relevanannya dengan nilai-nilai kemusiaan yang kita yakini hari ini. Ini tentu juga dikarenakan ajaran yang terkandung di dalamnya memanglah merupakan prinsip universal yang bersifat abadi. Sebuah hukum yang berlaku selamanya dan berlaku dimanapun.

Keluhuran ajaran dalam falsafah yang satu ini menjadi sebuah ajaran yang mendorong kit ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 928 | Added by: edys | Date: 2015-12-01 | Comments (1)

“Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara” falsafah jawa yang memiliki arti “Memelihara Kedamaian Bumi, Memberantas Angkara Murka” ini dapatlah kita pahami sebagai berikut: Bumi yang kita tinggali ini telah diciptakan oleh Tuhan Yang Kuasa dengan begitu sempurna. Bumi ini dengan segala keindahannya itu memanglah diciptakan untuk menjadi tempat hidup yang damai, aman dan menyenangkan untuk umat manusia. Kepada umat manusialah Tuhan menyerahkan dan mempercayakan pengelolaan atas bumi ini. Agar di tangan manusia bumi dapat dikelola dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kesejateraan hidup manusia itu sendiri.

Dengan segala kelimpahan yang disediakan bumi ini untuk manusia, dapatlah kita katakan bahwa bumi ini sungguh bisa menjadi tempat hidup yang surgawi bagi umat manusia. Semua hal untuk memenuhi bebagai kebutuhan manusia akan makananan dan minuman yang lezat dan sehat, pakaian dan perhiasan yang bagus-bagus, tempat-tempat yang penuh keindahan dan berbagai hal lainnya yang dapat menopang kebahagiaan umat manusia telah disediakan oleh bumi ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 2682 | Added by: edys | Date: 2015-11-29 | Comments (1)

Falsafah hidup yang berasal dari kearifan orang Sunda yang satu ini tentunya bukanlah hal asing di telinga kita. Silih asah, silih asih, silih asuh dapat dikatakan merupakan salah satu falsafah yang telah banyak diajarkan di sekolah-sekolah. Keutamaan dari falsafah ini adalah juga dikarenakan ia merupakan satu kesatuan sikap yang harus menjiwai suatu masyarakat agar masyarakat tersebut dapat tumbuh dan berkembang menjadi masyarakat yang kuat, bersatu dan sejahtera. Silih asah yang memiliki arti saling memintarkan, silih asih yang berarti saling sayang menyayangi dan silih asuh yang berarti saling memelihara, adalah tiga bentuk prilaku yang harus dijaga keberadaannya dalam suatu masyarakat. Dapat dikatakan ini merupakan sebuah formula untuk mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang baik dan sehat. Yang dengan itu maka ketiga bentuk interaksi dalam falsafah tersebut penting untuk dipastikan menjadi sebuah budaya hidup yang menjiwai kesehariaan dalam masyarakat kita.

Agar falsafah ini dapat menjadi sebuah budaya hidup yang mewarnai keseharian masyarakat kita, maka tentu falsafah ini haruslah diajarkan dengan baik kepada ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 1941 | Added by: edys | Date: 2015-01-31 | Comments (0)

Ada sebuah kearifan dari Minahasa yang perlu kita apresiasi dengan baik. Sebuah falsafah hidup yang mengandung keluhuran nilaii yang mungkin cukup populer bagi masyarakat sulawesi. "Si tou timou tumao tou" merupakan falsafah hidup yang mengadung ajaran mendasar tentang nilai-nilai kemanusiaan. Si tou timou tumou tou memiliki makna bahwa seorang manusia yang sejati adalah yang memanusiakan manusia lainnya. Falsafah ini menekankan kepada kita bahwa kemualiaan diri kita sebagai manusia adalah terletak pada kemauan dan kemampuan kita untuk memuliakan manusia lainnya. Ajaran yang demikian itu tentulah merupakan sebuah ajaran yang sangat luhur, humanis dan juga bersifat universal. Ini adalah ajaran cinta kasih. Ini adalah ajaran persaudaraan. Ini adalah ajaran yang mengharuskan setiap orang untuk berbuat sesuatu untuk orang lain. Mengharuskan setiap orang untuk sedapat mungkin berusaha untuk menjadi berkat bagi orang lain. Mengharuskan setiap orang untuk saling jaga, saling bantu, saling menghidupi dan saling memperkuat. Tentu kita berharap agar sekiranya falsafah luhur ini bukan saja menjadi sebuah slogan-slogan kosong tanpa implementasi melainkan kita berharap agar ini benar-benar menjadi sebuah budaya hidup yang me ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 529 | Added by: edys | Date: 2015-01-11 | Comments (0)