Home » Kaji Qur'an


Arti dari Al-fatihah itu sendiri adalah pembuka. Ini bukan saja karena surat Al-fatihah ini menjadi surat pembuka dari pada Al-Qur'an, tapi lebih jauh lagi dari itu, ini juga lantaran karena di dalam surat Al-fatihah ini, padanya terkandung pelajaran yang menjadi kunci pembuka segala sesuatu. Kunci pembuka akal pikiran, pembuka hati, pembuka rahasia kehidupan, termasuk bahkan pembuka rahasia dari pada Qur'an itu sendiri.

Karena itulah Al Fatihah ini disebut Ummul Qur'an atau Induk dari pada Al Qur'an. Jadi, 30 juz, 114 surat dan 6236 ayat yang ada di dalam al quran itu, kesemuanya itu menginduk kepada al fatihah. Itu artinya, keseluruh nilai, prinsip dan ajaran dalam Qur'an itu menginduk atau mengakar pada prinsip-prinsip yang ada dalam surat Al-fatihah ini. Inilah kenapa Al-Fatihan ini juga disebut sebagai Asasul Qur'an atau fondasi dari pada Al-Qur'an. 

Karena itu memahami prinsip-prinsip Al-Fatihan ini menjadi sangat penting. Karena ba ... Read more »

Category: Kaji Qur'an | Views: 51 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2020-04-13 | Comments (0)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirrahmanirrahim
Dalam nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Kata bismillah dapat kita terjemahkan "dengan nama Allah" boleh juga kita terjemahkan "dalam ... Read more »

Category: Kaji Qur'an | Views: 452 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-30 | Comments (0)

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rizki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” - (QS. Adz Dzariat [51]: 56-58)

Ayat tersebut di atas telah dengan sangat jelas menyampaikan prihal maksud dari penciptaan manusia. Dimana melaluinya kita mengetahui bahwa satu-satunya alasan Allah menciptakan kita manusia adalah untuk mengabdi kepada-Nya saja. Membaktikan diri kita untuk-Nya saja. Dan di tegaskan juga dalam ayat tersebut di atas bahwa Allah sama sekali tidaklah punya kepentingan dari kita dan atas bakti kita itu. Bagi Allah sungguh bersedia atau tidak kita mengabdi kepada-Nya sama sekali tidak akan membuat-Nya merugi. Tidak akan berkurang sedikitpun kemuliaan dan kebesaran-Nya. Kitalah yang mempunyai kepentingan kepada-Nya. Kitalah yang membutuhkan Dia. Membutuhkan rezeki dari-Nya, membutuhkan pertolongan-Nya, membutuhkan penjagaan-Nya, membutuhkan pentunjuk dan tuntunan-Nya serta segala kebutuhan kita lainnya hanyalah bisa kita dapatkan jika Dia menghendakinya. Sungguh tidak ada satupun yang mampu menda ... Read more »

Category: Kaji Qur'an | Views: 426 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-30 | Comments (0)