Home » Islam Kebangsaan

Apa yang dinyatakan dalam surat Al-A’raf ayat 36 yang berbunyi: “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” adalah sebuah perkara yang telah terjadi berulang-ulang kali dalam sejarah peradaban manusia. Setiap umat memang telah digariskan mempunyai batasan waktu. Dan ini adalah perkara lumrah yang harus dapat kita terima dengan lapang dada dan pikiran yang terbuka.

Telah banyak tentu kita saksikan dalam sejarah peradaban manusia dimana satu peradaban hilang, tenggelam dan berlalu. Bukan saja peradaban umat-umat yang zalim dan jahat namun demikian juga dengan peradaban yang dibangun oleh para nabi. Ajaran para nabi memanglah bersifat abadi, akan tetapi peradabannya tentu saja tidaklah kekal. Dan ruh Islam memang dengan pasti akan selalu ada untuk selama-lamanya tapi tidaklah itu berarti peradaban Islam tidak akan berubah dan berganti.

... Read more »

Category: Islam Kebangsaan | Views: 74 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-09-22 | Comments (0)

Mari kita perhatikan ayat ke 38 dari surat Al-Baqarah berikut ini: Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." Dari ayat tersebut sekiranya kita menjadi tahu dan mengerti bahwa ketika Adam turun ke bumi tidaklah ia membawa sebuah agama yang sudah jadi.

Dan bahkan jika kita juga memperhatikan ayat pertama Qur’an yang diwahyukan kepada Muhammad SAW, yang berbunyi: “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan”, kita mendapati pesan yang senada dengan perintah Allah kepada Adam tersebut. Dari kedua ayat tersebut kita dapat mengerti bahwa sesungguhnya agama adalah juga merupakan sebuah cipta manusia. Hanya saja tentunya cipta tersebut bukanlah cipta biasa. cipta tersebut adalah cipta yang sepenuhnya didasarkan kepada serta selaras sejalan dengan ajaran dan kehendak Allah Tuhan alam semesta.

... Read more »

Category: Islam Kebangsaan | Views: 103 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-17 | Comments (0)

“Islam yang kita catut dari kalam Ilahi dan sunnah bukan apinya, bukan nyalanya, tapi abunya, debunya... Ach, yaa asapnya, abunya yang berupa celak mata dan surban, abunya yang bisanya cuma baca fatihah dan tahlil, bukan apinya yang menyala-nyala dari ujung zaman satu ke ujung zaman yang lain”   (Soekarno 1940)
 

Jika ada dikatakan bahwa Islam adalah agama sejati dan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar, ya tentu saja kita percaya akan hal itu. Islam memanglah agama yang kekal yang apinya akan terus menyala dan menyala dari ujung zaman ke ujung zaman. Hanya saja yang jadi masalah adalah banyak dari kita yang sering keliru dalam memahami sejatinya Islam.

Sering kali kita hanya mengenal bagian-bagian luarnya saja dari Islam itu. Kita tidak jarang ... Read more »

Category: Islam Kebangsaan | Views: 137 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-05 | Comments (0)