Home » 2020 » April » 13 » Al Fatihah - Islamic Fundamental Norm
9:57 PM
Al Fatihah - Islamic Fundamental Norm


Arti dari Al-fatihah itu sendiri adalah pembuka. Ini bukan saja karena surat Al-fatihah ini menjadi surat pembuka dari pada Al-Qur'an, tapi lebih jauh lagi dari itu, ini juga lantaran karena di dalam surat Al-fatihah ini, padanya terkandung pelajaran yang menjadi kunci pembuka segala sesuatu. Kunci pembuka akal pikiran, pembuka hati, pembuka rahasia kehidupan, termasuk bahkan pembuka rahasia dari pada Qur'an itu sendiri.

Karena itulah Al Fatihah ini disebut Ummul Qur'an atau Induk dari pada Al Qur'an. Jadi, 30 juz, 114 surat dan 6236 ayat yang ada di dalam al quran itu, kesemuanya itu menginduk kepada al fatihah. Itu artinya, keseluruh nilai, prinsip dan ajaran dalam Qur'an itu menginduk atau mengakar pada prinsip-prinsip yang ada dalam surat Al-fatihah ini. Inilah kenapa Al-Fatihan ini juga disebut sebagai Asasul Qur'an atau fondasi dari pada Al-Qur'an. 

Karena itu memahami prinsip-prinsip Al-Fatihan ini menjadi sangat penting. Karena bangunan kebenaran yang harus kita wujudkan, apakah itu bangunan kebenaran dalam konteks diri kita sebagai individu, atau dalam konteks sebuah keluarga, dalam konteks berbangsa dan bernegara atau bahkan dalam konteks tatanan peradaban dunia, haruslah bangunan kebenaran itu berdiri di atas nilai-nilai fundamental yang universal dari pada surat al fatihah ini. 

Dengan kata lain, Al Fatihah ini sebenarnya adalah “Islamic fundanmental norm” atau nilai dasar yang bersifat universal dari pada Islam itu sendiri. Dimana sistematika bangunan kebenaran yang dibawa oleh al Qur’an berdiri di atas nilai dasar atau prinsip universal yang terkandung dalam Al-Fatihah itu. Karena itu pula ia dijuluki Sab'ul Matsani. 7 ayat yang diulang-ulang. 

Artinya apa? Artinya, di dalam setiap sendi-sendi kehidupan kita; dalam ibadah kita dan di dalam kehidupan sosial kita, nilai-nilai dasar dari pada Al-Fatihah ini harus terimplementasikan. 

Nilai-nilai tersebut harus menjadi prilaku kesaharian kita. Menjadi karakter yang padu dalam kehidupan kita. Menjadi budaya hidup atau menjadi jiwa dari peradaban kita.
Maka dari itu sebelum bata demi bata dari pada bangunan kebenaran yang hendak kita wujudkan itu kita letakan, adalah sebuah kemestian bagi kita untuk paham benar nilai-nilai dasar atau fundamental norm yang bersifat universal dari pada surat al-fatihah ini.

Semoga Allah membukakan pintu pengetahuan akan hal tersebut kepada kita.
 

Category: Kaji Qur'an | Views: 55 | Added by: nasionalisme[dot]id | Tags: Al Fatihah, Ummul Qur'an, islam, Asasul Qur'an | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar