Home » News archive

Bismillahirrahmanirrahim
Dalam nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (QS. Al-Fatihah [1]:1)

Basmallah mempunyai kedudukan yang sangat penting di dalam agama Islam. Di dalam Islam kita diperintahkan untuk selalu memulai pekerjaan dengan membaca basmallah. Bahkan ada satu hadist yang mengatakan bahwa tiap-tiap perbuatan yang baik yang tidak dimulai dengan bacaan basmallah, maka akan terputus keberkahannya.

Satu hal penting yang perlu kita mengerti terkait hal itu adalah bahwa setiap perbuatan itu sangatlah tergantung dari niatnya. Perbuatan yang tergolong baik sekalipun, jika tidak dilakukan dengan sebuah niat yang benar, perbuatan tersebut pun hanya akan menjadi perbuatan yang kehilangan berkah dan bahkan bisa menjadi perbuatan yang sia-sia di mata Allah.

Adanya keharusan mengawali setiap perbuatan dengan membaca basmallah adalah sebagai pengingat agar kita memastikan setiap hal yang kita kerjakan haruslah kita kerjakan dalam nama Allah atau selaras dengan ajaran-Nya. Selaras ... Read more »

Category: Kaji Qur'an | Views: 227 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-30 | Comments (0)

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rizki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” - (QS. Adz Dzariat [51]: 56-58)

Ayat tersebut di atas telah dengan sangat jelas menyampaikan prihal maksud dari penciptaan manusia. Dimana melaluinya kita mengetahui bahwa satu-satunya alasan Allah menciptakan kita manusia adalah untuk mengabdi kepada-Nya saja. Membaktikan diri kita untuk-Nya saja. Dan di tegaskan juga dalam ayat tersebut di atas bahwa Allah sama sekali tidaklah punya kepentingan dari kita dan atas bakti kita itu. Bagi Allah sungguh bersedia atau tidak kita mengabdi kepada-Nya sama sekali tidak akan membuat-Nya merugi. Tidak akan berkurang sedikitpun kemuliaan dan kebesaran-Nya. Kitalah yang mempunyai kepentingan kepada-Nya. Kitalah yang membutuhkan Dia. Membutuhkan rezeki dari-Nya, membutuhkan pertolongan-Nya, membutuhkan penjagaan-Nya, membutuhkan pentunjuk dan tuntunan-Nya serta segala kebutuhan kita lainnya hanyalah bisa kita dapatkan jika Dia menghendakinya. Sungguh tidak ada satupun yang mampu menda ... Read more »

Category: Kaji Qur'an | Views: 234 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-30 | Comments (0)

Bukit Kasih yang terletak di Desa Kanonang, Minahasa, Manado, Sulewesi Utara ini adalah salah satu obyek wisata unik yang mengandung syiar-syiar Pancasila di dalamnya. Apa yang disuguhkan objek wisata ini sangat sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan budaya Indonesia yang cinta damai dan penuh toleransi. Entah bagaimana awal kisah dan sejarah dibangunnya objek wisata ini, tapi yang pasti ini dapat menjadi sarana edukasi yang baik untuk masyarakat Indonesia tentang jati bangsanya yang tumbuh di atas nilai-nilai saling hormat menghormati hak dan kemerdekaan setiap orang untuk hidup menurut keyakinan dan tradisinya masing-masing.

Di Bukit Kasih ini berdiri lima tempat ibadah dari kelima agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha. Kelima tempat ibadah tersebut dibangun saling berdampingan satu sama lainnya di atas sebuah bukit. Selain itu, di obyek wisata Bukit Kasih ini juga terdapat sebuah tugu yang sengaja diba ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 278 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-29 | Comments (0)

Perikemanusiaan Yang Sama
 

Adalah sebuah kenyaataan bahwa setiap manusia yang terlahir ke dunia ini, ia terlahir dengan membawa sebuah jiwa yang terisi oleh perikemanusiaan yang sama. 
Perikemanusiaan yang sama yang dengannya membuat setiap orang tanpa terkecuali terlahir dalam derajat yang sama. 
Perikemanusiaan yang sama yang membuat setiap orang memiliki esensi harapan dan kerinduan yang serupa di dasar lubuk hatinya. 
Esensi harapan dan kerinduan untuk mengisi hidupnya sebagai seorang manusia yang seutuhnya. 
Harapan dan kerinduaan yang menjadi hak setiap orang tanpa terkecuali sejak kelahirannya sebagai anak manusia. 
Hak yang diberikan Tuhan dan tidak seorang pun berwenang untuk merampasnya. 
Di atas dasar persamaan hak dan derajat inilah umat manusia kemudian harus membangun peradabannya. 
Membangun sebuah peradaban yang bertumpu kepada perikemanusiaan yang telah Tuhan letakan ke dalam dada setiap manusia.

Category: Syair-syair Kehidupan | Views: 220 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-29 | Comments (0)

Kuasa Sang Waktu

Waktu terus berjalan melintasi jaman demi jaman menghadirkan beraneka cerita.
Banyak hal yang tadinya ada kini menjadi tiada.
Banyak konsep yang pernah lahir dan sekarang entah dikubur dimana.
Banyak bangsa yang begitu berjaya namun sekarang hanyalah tinggal nama.
Banyak agama yang pernah mengisi jiwa manusia namun kini seperti telah menguap ke udara.
Walau demikian sang waktu masih terus berjalan melintasi jaman demi jaman menemani kisah peradaban manusia.
Entah sampai dimana ujung cerita peradaban manusia ini akan terus bergema.
Yang jelas ribuan tahun telah berlalu dan manusia masih tetap ada.
Walau nampak jelas bahwa rupanya bukan umat manusia yang berkuasa.
Manusia hanyalah wayang dalam pegelaran jaman yang punya kuasa.
Jamanlah yang menseleksi semua yang melintas bersama peradaban manusia.
Dan dengan kuasa jaman hendaklah manusia harus percaya.
Percaya bahwa yang terbaik untuk manusia pastilah akan tetap ada dan dipelihara.
Dan dengan kuasa jaman hendaklah manusia harus rela.
Rela jika sang jaman harus menghapus sesuatu yang tidak lagi dibutuhkan oleh manusia atau tidaklah lagi berharga.

... Read more »

Category: Syair-syair Kehidupan | Views: 237 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-29 | Comments (0)

Kongres Pemuda II yang berlangsung pada tanggal 27-28 Oktober 1928 haruslah dapat kita sadari dan tempatkan sebagai sebuah momen besar dan amat peting artinya bagi bangsa Indonesia. Dimana Kongres Pemuda II yang biasa kita peringati sebagai hari Sumpah Pemuda ini, dapat kita katakan merupakan titik awal dari terbentuknya bangsa Indonesia. Di sinilah embrio bangsa Indonesia terbentuk; dimana pada momen ini bangsa Indonesia yang diwakili oleh para pemuda dan pemudi dari berbagai daerah, dengan kemaun dan kesadarannya sendiri mengikat sumpah bersama menjadi satu kesatuan bangsa.

Perasaan sebagai satu bangsa memanglah sudah disadari oleh kita orang-orang yang mendiami gugusan kepulauan nusantara ini sejak lama. Orang-orang nusantara sudah saling beinteraksi antar daerah dan pulau satu sama lain sedari dulu. Mereka merasa meskipun mereka berada di kepulauan yang terpisah satu sama lain, namun mereka menyadari bahwa mereka mendiami sebuah gugusan besar kepulauan yang sama. Bahkan sebagaimana yang kita tahu di abad 14, di era kerajaan Majapahit, Gajah Mada seorang patih di kerajaan Majapahit tersebut pe ... Read more »

Category: Garis Waktu Indonesia | Views: 487 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-03-25 | Comments (1)

<<<sebelumnya......

  1. Mandeo: kerajaan merdeka atau semi-merdeka di Timor Barat.
  2. Manganitu: kerajaan di Sulawesi Utara, didirikan pada 1521 dan menjadi regenschap ("kabupaten") dari 1911 sampai 1950 dengan Manganitu sebagai ibukota.
  3. Manggarai: kerajaan di Pulau Flores, berdiri dari 1759. Dari 1762 s.d. 1815 dan dari 1851 s.d. 1907, Manggarai merupakan bagian dari Kesultanan Bima.
  4. Manggeng: kerajaan bawahan Kesultanan Aceh.
  5. Mangkunagaran: kerajaan seluas 2.579,98 km² yang didirikan pada 17 Maret 1757 di Kasunanan Surakarta.[16]
  6. Manjuto atau Pamuncak Tigo Kaum: kerajaan di daerah ulu, dengan raja bernama Tuanku Magek Bagonjong, pusat kerajaan di Jerangkang Tinggi - Pulau Sangkar, Kerinci Jambi
  7. Manoletten: kerajaan di Timor Barat.
  8. Manubait: kerajaan di Timor Barat.
  9. ... Read more »
Category: Kerajaan-Kerajaan Indonesia | Views: 605 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2016-12-28 | Comments (0)

Menurut sumber wikipedia.com, kita mendapati ada begitu banyak sekali kerajaan-kerjaan yang pernah berdiri di bumi Nusantara ini. Terdapat ebih dari 800 kerjaan yang pernah ada. Berikut adalah daftar nama kerajaan-kerajaan tersebut:

  1. Aceh: berada di wilayah utara dari pulau Sumatera, kesultanan Achin atau Atjeh didirikan pada akhir abad ke-15.
  2. Adonara: kerajaan yang berada di pulau pegunungan berapi yang bernama pulau Adonara di Kepulauan Sunda Kecil.
  3. Aga Nonsin
  4. Agang Nionjo : adalah sebuah kerajaan yang pernah ada di sulawesi selatan, dan merupakan kerajaan bawahan/ taklukan kerajaan gowa.
  5. Agrabinta: berada di Daerah Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur Sekarang wilayah Selatan Jawa Barat pulau Jawa, Kerajaan didirikan pada abad ke-2 Masehi.
  6. Aitoon: kerajaan di pulau Timor Barat.
  7. Ajer Lebu: kerajaan yang lebih kurang merupakan bawahan dari kesultanan Aceh, berada di wilayah Sumatera.
  8. Alita: kerajaan yang berada di wilayah Bugis, Sulawesi Selatan.
  9. Alu:kerajaan yang terletak diwilayah Mandar terdapat di Sulawesi Barat
  10. ... Read more »
Category: Kerajaan-Kerajaan Indonesia | Views: 823 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2016-12-28 | Comments (0)

Bangun Pemudi Pemuda
Ciptaan: Alfred Simanjuntak

 

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

 

Kehadiran lagu "Bangun Pemudi Pemuda" ini secara khusus ditujukan kepada para pemudi dan pemuda Indonesia agar dengan ini lahirlah kesadaran pada diri mereka akan adanya sebuah tanggung jawab yang harus mereka perhatikan dengan sungguh-sungguh. Yaitu tanggung jawab mereka terhadap negara. Tangung jawab untuk turut serta dengan segenap jiwa berbuat sesuatu yang berarti bagi kemajuan dan kejayaan negara Indonesia.

Adanya kesadaran yang tinggi pada para pemudi dan pemuda Indonesia akan tanggung jawab tersebut tentu adalah hal yang amat sangat penting artinya. Bahkan dapat kita katakan bahwa ... Read more »

Category: Lagu-lagu Nasional Indonesia | Views: 719 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2016-08-30 | Comments (0)

Nama: Abdul Muis
Gelar: Pahlawan Pergerakan Nasional
Dasar Hukum: Kepres No.218 Tahun 1959, tanggal 30 Agustus 1959
Lahir: Kampung Sungai Puar, dekat Bukittinggi, 3 Juli 1883
Wafat: Bandung, 17 Juni 1959
Makam: Bandung


Abdul Muis lahir di Sungai Puar, dekat Bukittinggi, pada tanggal 3 Juli 1883. Ia pernah belajar di STOVIA (Sekolah Dokter), tetapi tidak tamat. Beberapa lamanya ia bekerja sebagai pegawai negeri, kemudian menerjunkan diri di bidang kewartawanan. Karangannya banyak dimuat dalam harian De Express, berisi kecaman terhadap karangan orang-orang Belanda yang sangat menghina bangsa Indonesia. Karena karangan-karangan itu nama Muis mulai dikenal oleh masyarakat. Kegiatan berpolitik dimulai Muis dalam Sarekat Islam. Ia diangkat sebagai anggota Pengurus Besar.

Pada tahun 1913 Pemerintah Belanda bermaksud mengadakan perayaan untuk memperingati seratus tahun bebasnya negeri Belanda dari penjajahan Prancis. Beberapa orang tokoh pergerakan nasional mendirikan Komite ... Read more »

Category: Tokoh-tokoh | Views: 806 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2016-08-22 | Comments (0)

« 1 2 3 4 5 6 7 ... 13 14 »