Home » Entries archive

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.  (QS.7:34)

Penting bagi kita untuk dapat memahami dengan baik bahwa ajaran Islam dan syariat Islam itu adalah dua hal yang berbeda. Ajaran Islam itu bersifat kekal adanya karena ia memanglah merupakan prinsip-prinsip universal yang bersifat mutlak dan tidak terbatasi oleh ruang dan waktu. Sementara itu syariat Islam adalah hal yang bersifat fana, dinamis serta mempunyai batas waktu adanya. Syariat Islam itu adalah tata cara dan aturan-aturan untuk mengimplementasikan ajaran Islam di dalam berkehidupan. Dan bagaimana ajaran Islam itu diimplementasikan sangatlah amat bergantung kepada kondisi dan keadaan zaman. Jika kita umpamakan, ajaran Islam itu adalah seumpama dengan ruh sementara syariat Islam itu seumpama dengan badan kita. Sebagai ruh, sesungguhnya kita adalah mahluk yang abadi. Kita adalah mahluk yang akan hidup selamanya dan tidak akan pernah mati. Namun sebagai badan, kita tentulah mempunyai batasan waktu. Badan kita ini pada akhirnya akan ... Read more »

Category: Nasionalisme dan Agama | Views: 1039 | Added by: edys | Date: 2016-02-22 | Comments (0)

Ketika pikiranmu adalah milikmu
Perasaanmu adalah milikmu
Dan hatimu adalah milikmu
Kau adalah manusia merdeka

Category: Syair-syair Kehidupan | Views: 331 | Added by: edys | Date: 2016-02-18 | Comments (0)

Ku tahu kau ingin agar hatiku sepenuhnya untukmu
Ku tahu kau ingin agar cintaku utuh hanya untukmu saja
Saat ku serahkan hati dan cintaku utuh padamu, saat itulah aku adalah kekasih bagimu
Saat itulah sensasi damainya cinta akan mengisi penuh setiap relung hatiku dan hatimu
Inilah saat yang kau tunggu dalam kesabaranmu yang tiada tara itu ... Read more »

Category: Syair-syair Kehidupan | Views: 319 | Added by: edys | Date: 2016-01-18 | Comments (0)

Kesultanan Pelalawan atau Kerajaan Pelalawan (1725 M - 1946 M) yang sekarang terletak di Kabupaten Pelalawan, adalah satu dari beberapa kerajaan yang pernah berkuasa di Bumi Melayu yang turut serta berpengaruh dalam mewarisi budaya Melayu dan Islam di Riau. Sedangkan gelar atau sebutan bagi Raja Pelalawan adalah Tengku Besar (Tengkoe Besar).

Kerajaan Pekantua (1380-1505)
Pada awalnya, Kerajaan Pelalawan bernama Kerajaan Pekantua, karena dibangun di daerah bernama Pematang Tuo. Sekarang masuk Desa Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Setelah berhasil membangun kerajaan, raja pertama Pekantua, Maharaja Indera (1380-1420), membangun Candi Hyang di Bukit Tuo (sekarang wilayah Pematang Buluh atau Pematang Lubuk Emas) sebagai wujud rasa syukur.
Banyaknya barang dagangan yang dihasilkan, terutama hasil hutan, menjadikan Kerajaan Pekantua semakin terkenal, dan secara perlahan mulai menjadi pesaing bandar terpenting di Selat Malaka saat itu, yakni Malaka. Oleh karenanya, Raja Malaka, Sultan Mansyur Syah (1459-1477), berhasrat menguasai Kerajaan Pekantua, sebagai bagian rencana memperkokoh kekuasaan di pesisir timur Sumatera. Di bawah pimpinan Panglima Sri Nara Diraja, Malaka berhasil ... Read more »

Category: Kerajaan-Kerajaan Indonesia | Views: 1137 | Added by: edys | Date: 2016-01-07 | Comments (0)

Berdirinya Kerajaan Larantuka
Kerajaan Larantuka diperkirakan berdiri pada abad ke -13 dan menurut catatan sejarah nasional pada abad ke – 14 kerajaan Larantuka yang meliputi kepulauan Solor termasuk dalam daerah ke – 4 dari wilayah taklukan kerajaan Majapahit. Kepulauan Solor terdiri dari pulau Flores bahagian Timur, pulau Solor , pulau Lembata dan pulau Adonara. Pulau Solor dahulu lebih dikenal karena hasil cendananya sehingga wilayah pulau – pulau ini disebut kepulauan Solor.

Mitos dalam ceritera rakyat menyebutkan bahwa kerajaan Larantuka semula didirikan oleh seorang tokoh perempuan yang bernama Watowele bersama suaminya Pati Golo Arakian yang berasal dari keturunan bangsawan pulau Timor dari kerajaan Wehale yang merupakan tokoh peranakan perempuan bangsawan Jawa dan bangsawan kerajaan Wehale. Kerajaan itu semula lebih dikenal dengani kerajaan Ata Jawa sebelum akhirnya bernama Larantuka.

Watowele merupakan tokoh keramat yang diyakini dilahirkan dari gunung Ilemandiri dan merupakan cikal bakal keturunan satu – satunya dinasti yang memerintah kerajaan Larantuka dan dihormati sebagai keturunan langsung dari gunung atau keturunan Ile Jadi. Baru pada pemerintaha ... Read more »

Category: Kerajaan-Kerajaan Indonesia | Views: 1228 | Added by: edys | Date: 2016-01-07 | Comments (0)

Nasionalisme berasal dari kata “nasional” yang berati kebangsaan dan “isme” yang berarti paham atau ajaran. Dengan ini maka pengertian dari nasionalisme adalah paham atau ajaran kebangsaannya suatu bangsa. Secara sederhana nasionalisme ini dapat kita pahami sebagai suatu paham atau ajaran yang mengharuskan suatu bangsa berpijak di atas kebangsaanya sendiri. Hidup menurut jati diri atau kepribadian bangsanya sendiri. Dan bentuk implementasi dari nasionalisme ini adalah membangun Negara Bangsa. Konsep negara bangsa ini barulah mulai dikenal sekitar abad ke 18 dimana di masa itu dan masa-masa sebelum itu bangsa-bangsa di dunia masih menganut sistem kolonisasi. Setiap kelompok dan bangsa masihlah berpikiran menjadi penguasa tunggal dunia. Kolonisasi yang menjadi cara hidup bangsa-bangsa pada waktu itu telah melahirkan penjajahan, penaklukan, penindasan, perbudakan dan perang dimana-mana. Ketertindasan yang dialami bangsa-bangsa yang menjadi korban dari kolonisasi inilah yang memunculkan paham kebangsaan itu. Semangat mendasar yang melandasi munculnya paham kebangsaan atau nasionalisme ini adalah adanya kehendak untuk dapat menjalani kehidupan berbangsanya secara bebas dan berdaulat. Kehendak untuk terbebas dari segala bentuk eksploitasi atau penindasan atas bangsanya. Kehendak untuk dapat hidup dalam keasilan bangsanya sendiri. Kehendak ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 709 | Added by: edys | Date: 2016-01-07 | Comments (0)

Revolusi Indonesia adalah revolusi yang lahir sebagai sebuah bentuk perlawanan atas penjajahan yang di alami bangsa ini. Penjajahan dari bangsa-bangsa lain terhadap bangsa Indonesia telah menyebabkan penderitaan hebat dan berkepanjangan. Penjajahan juga telah membuat bangsa ini terkungkung dalam penindasan dan tidak memiliki sedikitpun kebebasan untuk mengatur dan mengurus sendiri kehidupan kebangsaannya menurut nilai-nilai yang diyakininya. Keadaan yang demikian itulah yang telah membuat bangsa ini memulai sebuah revolusi dengan satu tujuan yang jelas dan bulat yaitu membebaskan diri dari penjajahan. Keinginan untuk mempunyai kehidupan kebangsaan yang bebas, keinginan untuk terlepas sepenuhnya dari eksploitasi dan intervensi bangsa lain, keinginan untuk keluar dari penindasan dan pederitaan serta keinginan untuk dapat membangun kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, inilah hal-hal yang menjadi dorongan utama lahirnya revolusi Indonesia.

Dapatlah kita katakan bahwa lahir dan terbentuknya revolusi Indonesia ini bersifat alamiah adanya. Ia lahir dan terbentuk begitu saja sebagai sebuah reaksi dari terampasny ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 607 | Added by: edys | Date: 2016-01-06 | Comments (0)

PANCASILA

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Category: Konstitusi Indonesia | Views: 610 | Added by: edys | Date: 2015-12-22 | Comments (0)

PEMBUKAAN ( P r e a m b u l e )

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri-keadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan un ... Read more »

Category: Konstitusi Indonesia | Views: 364 | Added by: edys | Date: 2015-12-20 | Comments (0)

"Urip iku urup" begitulah bunyi salah satu falsafah hidup orang jawa yang telah diwarisi dari generasi ke generasi dan yang sarat dengan makna. Secara harfiah falsafah tersebut berarti "hidup itu menyala". Yang jika ditafsirkan, falsafah ini mempunyai pengertian bahwa dalam menjalani hidup ini kita haruslah memberi manfaat dan berkah bagi orang lain dan sekitar kita. Dan ajaran yang terkandung dalam falsafah tersebut tentu saja merupakan sebuah ajaran luhur yang bukan saja harus kita hormati tapi juga harus kita lakoni dalam kehidupan sehari-hari. Meski ajaran ini mungkin telah berumur sangat tua, namun kita masih melihat dan merasakan kesangat-relevanannya dengan nilai-nilai kemusiaan yang kita yakini hari ini. Ini tentu juga dikarenakan ajaran yang terkandung di dalamnya memanglah merupakan prinsip universal yang bersifat abadi. Sebuah hukum yang berlaku selamanya dan berlaku dimanapun.

Keluhuran ajaran dalam falsafah yang satu ini menjadi sebuah ajaran yang mendorong kit ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 929 | Added by: edys | Date: 2015-12-01 | Comments (1)

« 1 2 3 4 5 6 ... 10 11 »