Home » News archive

Apakah definisi kemerdekaan menurut kita hanya terlepas dari kondisi dimana kita memiliki kebebasan, atau kehendak bebas terhadap bentuk apapun yang mengekang diri kita tidak bergantung pada apapun atau siapapun. Kemerdekaan dalam bangsa kita bukan hanya terlepas dari penindasan, tanam paksa, dan kerja paksa atau imperealisme dan kolonialisme. kemerdekaan bangsa Indonesia bukan hanya memikirkan kepentingan sendiri, golongan, suku, kelompok, atau hanya bangsanya sendiri. Akan tetapi, kemerdekaan bangsa Indonesia adalah “KEMERDEKAAN UMAT MANUSIA”.
Kenapa saya bilang kemerdekaan umat manusia?, karena hakekatnya paham kebangsaan kita adalah berdasarkan akan paham “KEMERDEKAAN” yang sudah Tuhan Karuniakan kepada Bangsa dan Negara kita, seperti di dalam Deklarasi / Pembukaan UUD1945. Alinea pertama "BAHWA SESUNGGUHNYA KEMERDEKAAN ITU IALAH HAK SEGALA BANGSA"

Inilah paham KEMEDEKAAN bangsa Indonesia, kemerdekaan itu adalah hak setiap bangsa-bangsa, kemerdekaan itu adalah hak setiap warga ne ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 237 | Added by: semesta580 | Date: 2017-08-14 | Comments (0)

Cara pandang setiap kita berbeda-beda, tergantung dari mana kita melihat "sesuatu" itu. Tanpa meremehkan dan merendahkan siapapun seharusnya kita sama-sama menyadari akan apa yang kita nilai terhadap seseorang.
Perbedaan cara pandang ini kalau saya perumpamakan, sama seperti orang yang melihat rumahnya dari jarak yang normal/berdiri di depan rumah, pasti yang dia akan melihat rumahnya dari sudut pandang yang terbatas, yang dia lihat hanya bagian rumah yang terjangkau oleh mata dan tidak bisa melihat seluruh bagian rumahnya yang berada diatas.
Lain halnya kalau orang tersebut melihat rumahnya dari ketinggian 10 s/d 20 meter diatas gedung yang tinggi yang ada di sekitar rumahnya, pasti yang akan dia lihat adalah bagian atap rumahnya dan juga mungkin dia akan melihat rumah2 yang ada di sekitarnya dan juga mungkin bisa melihat ada apa saja di sekitar rumahnya.

Cara pandang kita tentang KEBERAGAMAN juga sama, Sepeti ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 200 | Added by: semesta580 | Date: 2017-08-14 | Comments (0)

Terkadang karena Nafsu dan Ego manusia bisa berbuat apa saja, tanpa melihat lebih dalam lagi apa yang sedang dia perbuat dan juga tanpa mentafakuri diri atau perenungan ke dalam diri masing-masing. Sehingga yang terjadi adalah gesekan-gesekan di masyarakat Bangsa dan Negara. Cacian, makian, saling gunjing dan menggunjing antara satu dengan yang lain, tidak adanya rasa toleransi di dalam kehidupan bermasyarakat ini akan menyebabkan “retaknya persatuan dan kesatuan bangsa”.
Sebetulnya karena kitalah yang membuat itu semua terjadi, sebetulnya kita jugalah yang terlalu sombong untuk menilai seseorang hanya karena perbedaan baik dari cara berfikir, cara mencari hidp, cara adat dan istiadat, dan bahkan secara keyakinannya.

Tetapi kalau mau sedikit melihat jauh kedalam diri masing-masing sebenarnya bagaimana perasaan orang lain itu sangat bisa kita rasakan dengan perasaan diri kita sendiri, kalau kita sukanya di puji, maka mulailah belajar memberikan ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 248 | Added by: semesta580 | Date: 2017-08-14 | Comments (0)

Bagaimana mungkin kita dapat mengamalkan bhinneka tunggal ika, kalau kita belum paham persatuan. Bicara persatuan itu adalah bicara "satu" tubuh/individu yang menyadari akan hakekat hidup di dalam wujud yang beragam, dan kemudian menyadari akan asal muasal penciptaan manusia yang telah Tuhan wujudkan dalam satu manusia yaitu Adam as, yang pada saat Adam berada di surga merasa sendirian kemudian Tuhan tahu kegelisahan hati Adam dan menciptakan dari tulang rusuk se belah kiri Adam.

Kemudian dari Adam itulah hadir seorang bunda Hawa yang menemani Adam di surga, hanya karena bujukan dan rayuan "iblis" maka Hawa di bujuk untuk meminta Adam memberikan dan memakan sesuatu yang dilarsng oleh Tuhan sehingga akhirnya Adam dan Hawa diturunkan oleh Tuhan ke Dunia ini. Dari Adam dban Hawa inilah kemudian berkembang biak menjadi manusia-manusia yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling kenal-mengenal. Semua kitab suci agama-agama menceritakan hal yang sama, hanya nama-namanya saja yang berbeda-beda dalam penyebutan sejarahnya. 

Disinilah kita harus menyadari bahwa sejatinya "manusia itu satu" dan Tuhan yang menciptakan nya adalah Tuha ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 206 | Added by: rahmansemesta | Date: 2017-08-13 | Comments (0)

Ada beberapa quote dari Bapak Pendiri Bangsa Ir, Sukarno yang sangat menyentuh hati bagi setiap orang yang membacanya, dan setiap quote yang di tuliskan itu mengajak kita untuk kembali kepada fitrah kita sebagai manusia yang telah Tuhan karuniakan kemerdekaan di dalam diri setiap individu manusia tersebut. Dan adapun beberapa quote tersebut menajak kita untuk saling menghormati dan menghargai setiap kemerdekaan orang lain dan juga bangsa lain, karena memang kita sebagai mahluk individu kita mempunyai kemerdekaan yang patut kita perjuangkan, dan sebagai mahluk sosial kita juga berkewajiban menghormati kemerdekaan orang lain dan tidak boleh menginterpensi orang lain dalam segala hal di kehidupan ini. Berikut adalah beberapa quote Bapak Pendiri Bangsa kita Ir, Sukarno :

"
Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu  ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 218 | Added by: semesta580 | Date: 2017-08-12 | Comments (0)

Profil atau Biografi Presiden Soekarno sang Proklamator. Mungkin sampai sekarang beliau adalah tokoh yang paling banyak dikagumi orang di Indonesia.  Banyak orang yang mencari mengenai perjalanan hidup, profil atau biografi singkat mengenai Soekarno.

Dikenal sebagai Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus pencetus Pancasila, beliau lebih akrab di panggil Bung Karno ini berasal dari Blitar, dia merupakan pahlawan Proklamasi bersama dengan Mohammad Hatta.

Presiden Soekarno sangat disegani oleh para pemimpin negara-negara di dunia pada waktu itu. Soekarno dilahirkan di Surabaya tepatnya pada tanggal 6 Juni 1901 dengan nama asli bernama Koesno Sosrodihardjo, karena sering sakit yang mungkin disebabkan karena namanya tidak sesuai maka ia kemudian berganti nama menjadi Soekarno.

Kehidupan Presiden Soekarno
Ayah beliau bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibu bernama Ida Ayu Nyoman Rai. Orang tuanya bertemu di Bali ketika ayahnya menjadi guru di Bali dan ibunya merupakan bangsawan di Bali. Soekarno diketahui memiliki saudara atau kakak kandung perempuan bernama Sukarmini.
... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 621 | Added by: semesta580 | Date: 2017-08-12 | Comments (1)

Jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman (lahir di Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah, 24 Januari 1916 – meninggal di Magelang, Jawa Tengah, 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berjuang pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia, ia dicatat sebagai Panglima dan Jenderal RI yang pertama dan termuda. Saat usia Soedirman 31 tahun ia telah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit tuberkulosis paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya dalam perang pembelaan kemerdekaan RI. Pada tahun 1950 ia wafat karena penyakit tuberkulosis tersebut dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Semaki, Yogyakarta. Beliau adalah Pahlawan sejati rela berkorban demi bangsa dan Negara Indonesia, rela mempertaruhkan segalanya demi kemerdekaan Indonesia yang telah kita nikmati kemerdekaan itu sekrang. Semoga segala jasa beliau dan perjuangan beliau dapat kita lanjutkan untuk Indonesia yang lebih baik.

Soedirman dibesarkan dalam lingkungan keluarga sederhana. Ayahnya, Karsid Kartowirodji, adalah seorang pekerja di Pabrik Gula Kalibagor, Banyumas, dan ibunya, Siyem, adalan keturunan Wedana Remban ... Read more »
Category: Tokoh-tokoh | Views: 650 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-09 | Comments (1)

Tuhan sang pemilik alam semesta lah yang membentuk tanah Indonesia beribu-ribu pulaunya.

Tuhan yang pemilik bumi inilah pula yang merencanakan ratusan suku terlahir di negeri ini.

Dan siapa lagi yang menakdirkan kita menjadi bangsa yang beraneka warna agama jika bukan Dia.

Karenanya adalah pasti semua bukan agar kita berpecah belah dan bukan pula agar kita saling jajah.

Bukan agar kita saling mencaci, membenci, memusuhi apalagi saling memerangi.

Bukan! Semua dimaksudkan agar kita menjelma menjadi bangsa yang arif dan bijaksana.

Semua beda yang kita punya adalah anugerah yang akan membuat kita menjadi bangsa yang kaya akan hikmah.

Ya, memang menjadi bangsa yang beraneka rupa dan warna membuat kita mudah untuk diadu domba dan terpecah belah.

Dan tentu sadar betul kita betapa ketika kita berpecah belah pastilah tak terhindar malapetaka yang akan membawa pertumbuhan darah.

Kiranya kita telah banyak belajar dari semenjak zaman raja-raja dan juga dari gelapnya zaman ketika kita terjajah.

Semua haruslah cukup membuat kita berdiri gagah tuk bangun persaudaraan anak-anak bangsa meski itu tak mudah.

Sejuta kata harus terus menggema da ... Read more »

Category: Nyanyian Anak Bangsa | Views: 183 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-08 | Comments (0)

“Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang di dalam kelebaran dan keluasannya memberi tempat cinta pada lain-lain bangsa, sebagai lebar dan luasnya udara, yang memberi tempat segenap sesuatu yang perlu untuk hidupnya segala hal yang hidup.” ~ Bung Karno

Ajaran Kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme Indonesia mempunyai kekhususan tersendiri dan mempunyai warna yang berbeda dari nasionalisme barat. Kekhususan dari pada nasionalisme Indonesia ini lantaran ia berdiri di atas dasar perikemanusiaan. Ia mengakar kuat di atas prinsip kemerdekaan dan kesetaraan bangsa-bangsa. Ia terlahir dari sebuah semangat perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme dalam segala bentuknya.

Nasionalisme Indonesia bukanlah sebuah paham yang terlahir begitu saja. Ia bukan sebuah paham yang terbentuk dalam satu dua hari atau satu dua tahun. Ia adalah sebuah ajaran yang tersusun melalui sebuah proses panjang beratus-ratus tahun lamanya; tahap demi tahap seiring sejalan dengan sejarah ter ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 499 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-08 | Comments (1)

Ada rahasia besar dalam penciptaan manusia yang menunggu saat untuk diungkap.

Yang para malaikat pun tidak mengerti ketika dengan tegas menolak rencana Ilahi Rabbi untuk jadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Dalam duganya malaikat mengira bahwa manusia itu hanya akan bikin pertumpahan darah dan kerusakan saja di atas dunia.

Ya, memang tidaklah salah duga para malaikat tentang manusia dan bahkan itu telah nyata.

Telah nyata di depan mata kita betapa banyak darah yang telah tumpah di sepanjang peradaban umat manusia.

Entah sampai kapan tapi tentu ini bukanlah sebuah tragedi yang akan berlangsung sepanjang zaman.

Karena Tuhan sesungguhnya telah dengan pasti membentuk manusia dalam cipta yang sebaik-baiknya.

Tentu akanlah tiba saat rahasia kehebatan manusia sebagai mahluk ilahiah akan menjelma nyata.

Tentu akanlah tiba masa dimana manusia sampai pada peradaban yang mulia dan berhenti untuk menumpahkan darah sesamanya.

Itulah prestasi yang saat ini sedang dikejar sejumlah anak-anak manusia dari satu bangsa.

Satu bangsa yang telah lama mendeklarasikan bahwa kemerdekaan haruslah menjadi milik semua ... Read more »

Category: Nyanyian Anak Bangsa | Views: 184 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-17 | Comments (0)

« 1 2 3 4 5 ... 14 15 »