Home » News archive

Nasionalisme adalah sebuah paham yang menyatukan individu-individu ke dalam dan atas nama sebuah bangsa. Dalam paham nasionalisme, setiap individu tadi tidaklah lagi dibenarkan untuk mengedepankan identitas-identitas sempitnya seperti apa sukunya, apa agamanya, apa ras atau kelompoknya dan hal-hal serupa lainnya. Setiap orang harus melihat dirinya dan orang lain sebagai sama-sama anak bangsa. Mereka semua dipersatukan dan dipersaudarakan oleh kebangsaan mereka. Setiap individu yang ada di dalamnya juga dituntut untuk mencintai bangsanya lebih dari ia mencintai dirinya sendiri, keluarganya, atau kelompoknya. Kepada bangsanyalah ia mengabdi dan berbakti serta memandang pengabdian dan bakti kepada bangsanya itu adalah juga sebagai bentuk pengabdian dan baktinya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Satu hal penting yang perlu untuk kita garis-bawahi terkait nasionalisme ini adalah bahwa nasionalisme itu sangatlah berbeda dengan chauvinisme. Memang tidaklah sedikit negara atau bangsa yang dalam praktek nasionalisme-nya telah meruncing menjadi chauvinisme. Menjadi chau ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 1336 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-04-01 | Comments (0)

Dalam sebuah pidatonya, Bung Karno pernah mengatakan: "Internasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya nasionalisme. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme." Melalui apa yang disampaikan oleh Bung Karno tersebut kita dapat melihat eratnya hubungan antara nasionalisme dan internasionalisme ini. Dapatlah dikatakan bahwa internasionalisme dan nasionalisme merupakan dua hal yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Yang satu tidak bisa ada tanpa yang lainnya. Tidak akan mungkin ada internasionalisme tanpa keberadaan nasionalisme dan tidak mungkin bisa eksis nasionalisme tanpa kehadiran internasionalisme. Namun demikian, dalam hubungan keduanya ini, semua haruslah berangakat dan bermula dari nasionalisme yang kemudian barulah diikuti oleh internasionalisme. Hal yang demikian ini dikarenakan bahwa memang sebenarnya internasionalisme itu hanyalah atau haruslah merupakan sebuah bentuk pelaksanaan nasionalisme dalam skala dunia. Internasionalisme ini adalah perserikatan nasionalisme. Sehingga, prinsip-prinsip internasionalisme secara mendasar sesungguhnya adalah sama dengan atau berakar pada prinsip-prin ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 3514 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-04-01 | Comments (0)

Menopang lahirnya sebuah Republik dengan darah dan peluru mungkin sudah terlalu banyak kita dengar. Tapi berjuang dibalik stir kemudi sebuah taksi layak kita pertanyakan, karena dalam nalar sehat kita akan nampak jurang yang cukup jauh antara gempar Revolusi dan seorang sopir taksi.

Logika sehat yang telah hancur ataukah Arif sosok sopir taksi telah merubah sejarah, tapi setidaknya tulisan kecil ini dapat memberikan gambaran tentang Arif si sopir taksi yang memiliki hubungan dengan Bung Karno
Warna-warni bunganya revolusi. Aneka kisah kembangnya sejarah. Tak terkecuali sebait kisah, yang terjalin antara Bung Karno dan seorang sopir taksi bernama Arif.

Masa-masa tahun 1930-an, Bung Karno sangat intens berkomunikasi dengan tokoh pergerakan Betawi, M. Husni Thamrin yang tinggal di Gang Kenari, Kramat, Jakarta Pusat. Setiap minggu, Bung Karno pasti ke Jakarta, menemui Husni Thamrin. Kedatangan Bung Karno selalu menggunakan jasa kereta api, turun di stasiun Gambir.

Setelah keluar peron, Bung Karno akan menoleh ke kiri dan ke kanan, mencari-cari Arif, sopir taksi langganannya. Arif sendiri tahu. Tak jarang ia justru jalan mengendap-endap, melingkar, menjauhi pandangan Bung Karno, tetapi a ... Read more »

Category: Seputar Bung Karno | Views: 698 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-03-07 | Comments (0)

“Saudara-saudara sekalian!
Saya telah meminta saudara-saudara hadir di sini untuk menyaksikan satu peristiwa maha-penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjoang, untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun!
Gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan itu, ada naiknya dan ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita.
Juga dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak ada henti-hentinya.
Di dalam jaman Jepang ini, tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakekatnya, kita tetap menyusun tenaga kita sendiri, tetapi kita percaya kepada kekuatan sendiri.
Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air kita, di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya.
Maka kami tadi malam telah mengadakan musyawarat dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia. Permusyawaratan itu seia sekata berpendapat bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita.
Saudara-saudara!
Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu.
D ... Read more »

Category: Pidato Bung Karno | Views: 4754 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-03-07 | Comments (0)

Pengertian Masa Prasejarah
Zaman prasejarah adalah suatu pembabakan dalam periode sejarah yang berlangsung cukup lama.  Ditandai dengan belum ditemukanya salah satu peradapan manusia berupa keterangan tertulis atau zaman manusia belum mengenal tulisan dan di periode ini ditandai dengan cara hidup berburu  dan memungut bahan makanan yang tersedia di alam atau disebut zaman paleolithikum atau zaman batu tua. Ciri masyarakat pada zaman ini adalah hidup sebagai masyarakat primitif. Kehidupan masyarakatnya masih memenuhi kebutuhan hidupnya pada kebutuhan kebutuhan yang paling dasar atau pokok.
 
Pembabakan Masa Prasejarah Indonesia
  1. Peranan para arkeolog dan paleantolog
    ... Read more »
Category: Sejarah Indonesia | Views: 4820 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-02-01 | Comments (0)

Menjadi seorang Presiden mungkin “tidak terlalu sulit,” tetapi menjadi seorang pemimpin negeri sangatlah tidak mudah. Meraih jabatan sebagai Presiden banyak ditopang oleh kematangan strategi politik, tetapi menjadi pemimpin sebuah negeri sangat membutuhkan kekuatan mental serta kesediaan sakit dan berkorban demi negeri serta rakyat yang dipimpinnya.

Konsep sebagai seorang pemimpin besar telah ditunjukkan secara nyata oleh Presiden Soekarno dalam menyikapi langkah-langkah kudeta Jenderal Soeharto dan kroninya.

TINDAKAN Soeharto menyelewengkan Surat Perintah 11 Maret 1966 sangat menyakiti perasaan Bung Karno. Sejumlah petinggi militer yang masih setia pada Sukarno ketika itu pun merasa geram. Mereka meminta agar Sukarno bertindak tegas dengan memukul Soeharto dan pasukannya. Tetapi Sukarno menolak.

Sukarno tak mau terjadi huru-hara, apalagi sampai melibatkan tentara. Perang saudara, menurut Sukarno, adalah hal yang ditunggu-tunggu pihak asing—kaum kolonial yang mengincar Indonesia–sejak lama. Begitu perang saudara meletus, pihak asing, terutama Amerika Serikat dan Inggris akan mengirimkan pasukan mereka ke Indonesia dengan alasan menyelamatkan fasilitas negara mereka, mulai dari para diplomat kedutaanbesar sampai perusahaan-perusahaan asing milik mereka.

Kesaksian mengenai keengganan Sukarno ... Read more »

Category: Seputar Bung Karno | Views: 1573 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-01-31 | Comments (0)

Falsafah hidup yang berasal dari kearifan orang Sunda yang satu ini tentunya bukanlah hal asing di telinga kita. Silih asah, silih asih, silih asuh dapat dikatakan merupakan salah satu falsafah yang telah banyak diajarkan di sekolah-sekolah. Keutamaan dari falsafah ini adalah juga dikarenakan ia merupakan satu kesatuan sikap yang harus menjiwai suatu masyarakat agar masyarakat tersebut dapat tumbuh dan berkembang menjadi masyarakat yang kuat, bersatu dan sejahtera. Silih asah yang memiliki arti saling memintarkan, silih asih yang berarti saling sayang menyayangi dan silih asuh yang berarti saling memelihara, adalah tiga bentuk prilaku yang harus dijaga keberadaannya dalam suatu masyarakat. Dapat dikatakan ini merupakan sebuah formula untuk mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang baik dan sehat. Yang dengan itu maka ketiga bentuk interaksi dalam falsafah tersebut penting untuk dipastikan menjadi sebuah budaya hidup yang menjiwai kesehariaan dalam masyarakat kita.

Agar falsafah ini dapat menjadi sebuah budaya hidup yang mewarnai keseharian masyarakat kita, maka tentu falsafah ini haruslah diajarkan dengan baik kepada ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 2226 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-01-31 | Comments (0)

Ketetapan MPR no. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 45 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. Butir-butir pengamalan Pancasila tersebut telah tersusun dengan baik namun sayangnya semua itu kini hanyalah tulisan-tulisan yang nyaris tak diperhatikan. Perlu ada upaya yang sungguh-sungguh dari segenap elemen bangsa untuk memastikan setiap nilai-nilai Pancasila benar-benar menjadi nilai yang menjiwai setiap sendi kehidupan masyarakat Indonesia.


Sila Pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa

1.       Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2.       Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.       Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4.       Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuh ... Read more »

Category: Konstitusi Indonesia | Views: 788 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-01-18 | Comments (0)

Ada sebuah kearifan dari Minahasa yang perlu kita apresiasi dengan baik. Sebuah falsafah hidup yang mengandung keluhuran nilaii yang mungkin cukup populer bagi masyarakat sulawesi. "Si tou timou tumao tou" merupakan falsafah hidup yang mengadung ajaran mendasar tentang nilai-nilai kemanusiaan. Si tou timou tumou tou memiliki makna bahwa seorang manusia yang sejati adalah yang memanusiakan manusia lainnya. Falsafah ini menekankan kepada kita bahwa kemualiaan diri kita sebagai manusia adalah terletak pada kemauan dan kemampuan kita untuk memuliakan manusia lainnya. Ajaran yang demikian itu tentulah merupakan sebuah ajaran yang sangat luhur, humanis dan juga bersifat universal. Ini adalah ajaran cinta kasih. Ini adalah ajaran persaudaraan. Ini adalah ajaran yang mengharuskan setiap orang untuk berbuat sesuatu untuk orang lain. Mengharuskan setiap orang untuk sedapat mungkin berusaha untuk menjadi berkat bagi orang lain. Mengharuskan setiap orang untuk saling jaga, saling bantu, saling menghidupi dan saling memperkuat. Tentu kita berharap agar sekiranya falsafah luhur ini bukan saja menjadi sebuah slogan-slogan kosong tanpa implementasi melainkan kita berharap agar ini benar-benar menjadi sebuah budaya hidup yang me ... Read more »

Category: Kearifan Indonesia | Views: 602 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2015-01-11 | Comments (0)

Cinta Bung Karno terhadap ibu Wardoyo senenarnya sangatlah besar, namun demikian kecintaannya terhadap negeri ini jauh lebih besar dari kecintan terhadap apapun bahkan terhadap dirinya sendiri. Itulah Bung Karno yang terlahir serta tumbuh dan begitu mencintai apa yang disebut Indonesia.

Sedikitnya ada dua kejadian yang menggambarkan kemarahan Bung Karno kepada kakak kandungnya, Sukarmini Wardoyo, atau sering dipanggil Ibu Wardoyo. Kemarahan yang pada waktu itu, cukup beralasan, sekaligus menggambarkan kepribadian Sukarno. Sekalipun begitu, kemarahan Bung Karno bersifat spontan, sesuai karakternya yang memang meledak-ledak, terlebih jika mendengar, melihat, dan merasakan sesuatu yang mengusik nuraninya.

Sekalipun begitu, harus dikemukakan terlebih dahulu di sini, bahwa pada galibnya, hubungan persaudaraan Bung Karno dan kakaknya, Ibu Wardoyo, sangatlah dekat. Bahkan, anak-anak Bung Karno juga sangat dekat dengan budenya. Tak heran, manakala Fatmawati meninggalkan Istana, frekuensi ... Read more »

Category: Seputar Bung Karno | Views: 689 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2014-12-09 | Comments (0)

« 1 2 ... 10 11 12 13 14 »