Home » 2017 » August » 08

Tuhan sang pemilik alam semesta lah yang membentuk tanah Indonesia beribu-ribu pulaunya.

Tuhan yang pemilik bumi inilah pula yang merencanakan ratusan suku terlahir di negeri ini.

Dan siapa lagi yang menakdirkan kita menjadi bangsa yang beraneka warna agama jika bukan Dia.

Karenanya adalah pasti semua bukan agar kita berpecah belah dan bukan pula agar kita saling jajah.

Bukan agar kita saling mencaci, membenci, memusuhi apalagi saling memerangi.

Bukan! Semua dimaksudkan agar kita menjelma menjadi bangsa yang arif dan bijaksana.

Semua beda yang kita punya adalah anugerah yang akan membuat kita menjadi bangsa yang kaya akan hikmah.

Ya, memang menjadi bangsa yang beraneka rupa dan warna membuat kita mudah untuk diadu domba dan terpecah belah.

Dan tentu sadar betul kita betapa ketika kita berpecah belah pastilah tak terhindar malapetaka yang akan membawa pertumbuhan darah.

Kiranya kita telah banyak belajar dari semenjak zaman raja-raja dan juga dari gelapnya zaman ketika kita terjajah.

Semua haruslah cukup membuat kita berdiri gagah tuk bangun persaudaraan anak-anak bangsa meski itu tak mudah.

Sejuta kata harus terus menggema da ... Read more »

Category: Nyanyian Anak Bangsa | Views: 34 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-08 | Comments (0)

“Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang di dalam kelebaran dan keluasannya memberi tempat cinta pada lain-lain bangsa, sebagai lebar dan luasnya udara, yang memberi tempat segenap sesuatu yang perlu untuk hidupnya segala hal yang hidup.” ~ Bung Karno

Ajaran Kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme Indonesia mempunyai kekhususan tersendiri dan mempunyai warna yang berbeda dari nasionalisme barat. Kekhususan dari pada nasionalisme Indonesia ini lantaran ia berdiri di atas dasar perikemanusiaan. Ia mengakar kuat di atas prinsip kemerdekaan dan kesetaraan bangsa-bangsa. Ia terlahir dari sebuah semangat perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme dalam segala bentuknya.

Nasionalisme Indonesia bukanlah sebuah paham yang terlahir begitu saja. Ia bukan sebuah paham yang terbentuk dalam satu dua hari atau satu dua tahun. Ia adalah sebuah ajaran yang tersusun melalui sebuah proses panjang beratus-ratus tahun lamanya; tahap demi tahap seiring sejalan dengan sejarah ter ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 59 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-08 | Comments (0)