Home » 2017 » June » 22

Setiap manusia adalah anak-anak yang sama asal muasalnya; dari Adam dan Hawa.

Setiap manusia adalah jiwa-jiwa yang sama fitrah dirinya; dari Tuhan yang Esa.

Jika manusia memiliki rupa yang tak serupa, bukanlah itu karena Tuhanya tak sama.

Jika manusia memiliki suku bangsa yang berbeda, bukanlah itu karena fitrah dirinya tak sejiwa.

Jika manusia memiliki agama yang beraneka, bukan juga karena suara kebenaran di kalbunya belainan adanya.

Tidak! Perbedaan itu memanglah disengaja oleh-Nya.

Keberagaman itu memanglah sunah-Nya atas alam semesta.

Keberagaman itu memanglah kehendak yang ditetapkan-Nya agar kehidupan ini dapat bekerja.

Aneka rupa beda yang tak serupa itu hanyalah cara Tuhan agar manusia mencari kesempurnaan dalam serpihan yang berserakan pada tiap-tiap jiwa.

Agar manusia tergerak untuk bekerja sama merajut kebenaran Ilahiah yang bertebaran di alam semesta.

Agar manusia terpanggil untuk bahu membahu mewujudkan sejahtera yang hanya dapat hadir saat manusia bersedia untuk saling menerima.

Saling menerima untuk bersaudara meski berbeda rupa, suku, bangsa dan agama yang dianutnya.
... Read more »

Category: Nyanyian Anak Bangsa | Views: 184 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-06-23 | Comments (0)

PANCASILA

Oh Indonesia, jangan pernah kau anggap Pancasila itu barang mati tanpa nyawa.

Pancasila ini, sungguh adalah ruh Indonesia yang telah dikandung ibu Pertiwi sejak lama.

Pancasila adalah ruh yang terlahir bersama dengan terlahirnya bangsa kita.

Jangan juga kau mengira bahwa Pancasila adalah cipta manusia.

Bukan! Pancasila terlahir bukan atas mau kita tapi karena kehendak yang Maha Kuasa.

Haruslah kita tahu bahwa Pancasila adalah nyawa yang tak mungkin dipisah dari bangsa sebagai raga.

Pancasila adalah fitrah bangsa yang dengannya tergelar jalan bagi Indones ... Read more »

Category: Nyanyian Anak Bangsa | Views: 162 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-06-23 | Comments (0)

<<<sebelumnya.....
89. Sebagaimana yang Bung Karno sampaikan dalam kalimat penutup pembacaan Proklamasi, maka dengan Proklamasi itu menjadilah bangsa Indonesia sebagai sebuah bangsa yang merdeka. Terlepas sudah segala ikatan yang mengikatnya. Baik kepada kerajaan Belanda maupun kepada kekaisaran Jepang. Dan bangsa yang baru lahir ini kemudian disebut dengan sebutan Republik Indonesia. Sebutan Republik Indonesia ini adalah konsekuensi langsung dari lahirnya kedaulatan rakyat Indonesia yang selama ini terjajah. Tentang hal ini telah dimaklumkan dan disepakati juga dalam sidang BPUPKI.


90. Kemerdekaan Indonesia yang telah melahirkan kedaulatan rakyat yang bernama Republik Indonesia inilah yang kemudian harus didirikan baginya sebuah negara yang sepenuhnya berkedaulatan rakyat. Dan negara yang akan menjadi rumah bagi seluruh rakyat Indonesia itu haruslah benar-benar sejalan dengan cita-cita kemerdekaan dan senada dengan semangat dari pada Proklamasi 17 Agustus 1945.

... Read more »

Category: Sejarah Indonesia | Views: 233 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-06-23 | Comments (0)

1. Terdapat 4 fase penting dalam kejadian bangsa Indonesia yang harus kita pahami dengan baik. Yaitu: terbentuknya BANGSA Indonesia, tercapaianya KEMERDEKAAN Indonesia, berdirinya NEGARA Indonesia dan terformulasikannya NASIONALISME Indonesia.

2. Pentingnya memahami 4 fase penting dalam kejadian bangsa Indonesia ini adalah agar kita mengetahui dengan benar nilai-nilai dan prinsip-prinsip apa yang sebenarnya menjadi landasan terbentuknya bangsa, yang menjadi spirit perjuangan bangsa, yang menjadi acuan dalam membentuk dan mendirikan Negara Indonesia ini serta agar kita mengetahui dengan benar arah dan tujuan dari pada bangsa Indonesia itu.

3. Bagi kita putera-puteri dan generasi penerus bangsa, memahami dengan sebaik-baiknya sejarah Indonesia itu adalah sebuah keharusan. Karena pemahaman yang benar akan sejarah bangsa Indonesia akan sangat berpengaruh kepada bentuk sikap dan karakter kita sebagai anak bangsa serta berpengaruh kepada daya dan bentuk sumbangsih kita bagi bangsa ini. Pemahaman sejarah yang baik akan membentuk kepribadian yang selaras dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai luhur babanga.

... Read more »
Category: Sejarah Indonesia | Views: 352 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-06-23 | Comments (0)