Home » News archive

“Malaikat Jibril duduk di samping Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam, kemudian ia menengadahkan mukanya ke langit. Tiba-tiba ada seorang malaikat yang turun. Malaikat Jibril berkata, "Malaikat ini belum pernah turun sejak diciptakan kecuali saat ini". Ketika malaikat tersebut turun, ia berkata, "Wahai Muhammad! Aku diutus kepadamu oleh Rabb-mu. Apakah Engkau ingin dijadikan sebagai seorang RAJA sekaligus NABI atau seorang HAMBA sekaligus RASUL?" Malaikat Jibril berkata, "Merendahlah kepada Rabb-mu, wahai Muhammad!" Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, "Sebagai seorang HAMBA dan RASUL.""

H
adist tersebut diatas membawa pesan sekaligus petunjuk yang penting buat kita hari ini. Peristiwa yang diceritakan dalam hadist tersebut adalah peristiwa di luar biasanya.

Dikatakan bahwa malaikat yang turun membawa tawaran kepada Nabi Muhammad untuk menjadi RAJA tersebut belum pernah turun sebelumnya sejak ia diciptakan. Artinya tawaran yang seperti ini adalah tawaran ... Read more »

Category: Nasionalisme dan Agama | Views: 134 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2018-10-14 | Comments (0)

Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu kami para pengurus RKP berkesempatan berkunjung ke Tugu Proklamasi dan berbincang-bincang dengan Mas Kirasave Agung salah satu pengurus di sana. Banyak hal-hal menarik yang kami dapatkan dari kunjungan kami ke sana.

Selain dapat mengenal lebih dalam lagi tentang sosok Bung Karno, kunjungan langsung ke tempat paling bersejarah bagi bangsa Indonesia ini, juga membawa kami ke suasana alam berpikir para pejuang dan pendiri bangsa masa lalu khususnya ke alam berpikirnya Bung Karno sendiri.

Selepas kunjungan ke Tugu Proklamasi yang juga dikenal dengan sebutan Tugu Petir itu, ada satu pertanyaan yang masih menggelitik di pikiran saya sampai hari ini. Pertanyaan tentang apa alasan Bung Karno menggunakan ornamen petir sebagai simbol dari pada Proklamasi tersebut?
 

Tugu Petir yang dibangun oleh Bung Karno pada ta ... Read more »

Category: Nasionalisme Indonesia | Views: 34 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2018-10-04 | Comments (0)

Bapak Pemimpin Besar Revolusi Indonesia Bung Karno. Pernah menyampaikan kepada kita semua selaku generasi penerus bangsa Indonesia, bahwa perjuangan banga Indonesia dalam mewujudkan kehidupan yang tertib di dunia ini harus di dasarkan kepada 3 hal penting yaitu: Kemerdekaan, Perdamaian Abadi, Keadilan Sosial. Tiga dasar penting itulah yang harus kita wujudkan di dunia ini, karena ketika setiap bangsa-bangsa yang ada di dunia ini tidak menghormati kemerdekaan bangsa lain, tidak menghormati kehidupan yang damai bagi bangsa-bangsa lain, dan tidak memperlakukan keadilan sosial bagi bangsa-bangsa lain maka, sudah dapat dipastikan kehidupan yang tertib/aman tidak akan pernah terwujud. Oleh karena itulah Bapak Pemimpin Besar Revolusi Indonesia Bung Karno, mengingatkan dengan sangat hati-hati kepada kita semua bahwa Revolusi Indonesia BELUM SELESAI. Kenapa dikatakan belum selesai ?. inilah pertanyaan yang harus kita pahami bersama. Bahwa Revolusi Indonesia bukan hanya sekedar mengusir penjajah dari buminya Indonesia saja, akan tetapi Revolusi Indonesia memiliki 3 pakem yaitu:

Mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Mewujdukan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur

Mewujudkan persaudaraan bangsa-bangsa di dunia ini dan menghapuskan cara berpikir yang masih meninggikan imperealisme dan kolonialisme d ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 177 | Added by: semesta580 | Date: 2018-06-29 | Comments (0)

STAFABAND - Di era sekarang ini sangat jarang kita menjumpai anak-anak ataupun remaja yang suka dan menghafal lagu lagu pahlawan ataupun kebangsaan, padahal lagu lagu pahlawan atau kebangsaan dapat mengingatkan kita tentang sejarah dan pencipta lagu tersebut, terlebih lagi lagu pahlawan sangat jarang dibawakan di acara acara musik televisi maupun radio swasta, mereka selalu menyajikan lagu lagu terbaru yang tentunya harus disaring dan dalam pengawasan untuk didengar oleh anak-anak.

Oleh sebab itu, peran orang tua dan guru disekolah sangat membantu dalam perkembangan anak-anak maupun remaja dalam menghafal dan menyanyikan lagu pahlawan, lagu pahlawan sangat penting diajarkan kepada anak-anak maupun remaja sebagai penghargaan atau untuk menumbuhkan rasa NASIONALISME di hati para remaja maupun anak anak.

Menurut penulis sendiri, pihak sekolah sebaiknya selalu memutar lagu lagu pahlawan di salah satu sesi saat upacara bendera, hal itu mungkin sangat membantu karena seluruh siswa/siswi saat itu sedang berkumpul dan ketika pihak sekolah memutar lagu lagu pahlawan para siswa/siswi akan ikut bernyanyi.

untuk orang tua dirumah yang mempunyai anak dibawah umur 6 tahun tidak usah bingung untuk mengajarkan lagu lagu pahlawan kepada anak anak dirumah, bunda/ayah dapat mengunduh/mendownload lagu lagu pahlawan dengan mudah di internet, salah s ... Read more »
Category: Inspirasi Film dan Lagu | Views: 168 | Added by: stafabandidtk | Date: 2018-04-27 | Comments (0)

Pelajaran yang dipetik setiap orang dari sebuah film atau sebuah cerita tentu saja dapat berbeda-beda tergantung dari keadaan dan sudut pandang yang digunakan oleh orang tersebut. Nah, berkenaan dengan film Kartini (2017) garapan Hanung Bramantyo ini, saya lebih memberi perhatian tentang dialektika yang terjadi dari bertemunya dua budaya yang amat bertolak belakang. Budaya barat atau Belanda yang penuh kebebasan dan budaya timur atau Jawa yang penuh dengan kekangan.

Dapat kita katakan munculnya sosok Kartini yang sangat berpengaruh bagi perubahan budaya dan peradaban di tanah Nusantara sampai dengan hari ini, tidaklah lepas dari hadirnya budaya barat yang dibawa Belanda ke negeri ini pada waktu itu. Meski Kartini menentang penindasan yang Belanda lakukan atas negeri ini, namun dibalik itu Kartini juga mempunyai kekaguman akan budaya Belanda yang memberi kebebasan tanpa diskrimitatif laki-laki atau perumpuan untuk menyerap pengetahuan dan berkreasi seluas-luasnya.

Ka ... Read more »

Category: Inspirasi Film dan Lagu | Views: 222 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2018-04-24 | Comments (0)

Saudara-saudara sekalian,

Barangkali Saudara-saudara melihat saya masuk ruangan ini dengan muka marah. Memang, marah! Masak pantas kamu orang yang dipersilakan datang di sini jam 7, kan kamu orang minta supaya ini malam datang di sini, menyuruh Presiden satu jam menunggu! Tadi saya memakai perkataan inlander kamu orang sekalian!

Ya, rapat baru setengah enam habis.

Go to hell dengan setengah enam!

Inikah Golongan Karya? Inikah yang dinamakan katanya menjunjung tinggi, patuh kepada Kepala Negara, Presiden. Saya marah, Saudara-saudara!

Kalau Saudara-saudara meladeni revolusi cara begini, nou, tidak akan revolusi itu bisa selesai. Jangan mengeluarkan alasan kepada saya, ya sidang baru set ... Read more »

Views: 227 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2018-03-26 | Comments (0)

Sebuah Hadist yang diriwatkan oleh al-Targhib wa al-Tarhib [3:405] berikut ini sangat penting untuk membawa kita pada pengertian bahwa tujuan dari beragama itu adalah untuk mencapai akhlak yang baik: Seorang lelaki menemui Rasulullah saw dan bertanya, “Ya Rasulullah, apakah agama itu?”. Rasulullah saw menjawab, “Akhlak yang baik”. Kemudian ia mendatangi Nabi dari sebelah kanannya dan bertanya, “Ya Rasulullah, apakah agama itu?”. Nabi saw menjawab, “Akhlak yang baik”. Kemudian ia menghampiri Nabi saw dari sebelah kiri dan bertanya, “Ya Rasulullah, apakah agama itu?”. Dia bersabda, “Akhlak yang baik”. Kemudian ia mendatanginya dari sebelah kirinya dan bertanya, “Apakah agama itu?”. Rasulullah saw menoleh kepadanya dan bersabda, “Belum jugakah engkau mengerti? Agama itu akhlak yang baik”. 

Hadist tersebut di atas membawa pesan yang tegas dan jelas yang dengannya kita dapat meletakan dengan yakin bahwa ukuran telah beragama dengan baiknya seseorang adalah terletak pada seberapa baik akhlak yang terbentuk pada dirinya. Akhlak ha ... Read more »

Category: Islam Kebangsaan | Views: 475 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-12-22 | Comments (1)

Berbicara proklamasi kemerdekaan Indonesia bukan hanya sepenggal teks yang kita biasa dengar dan biasa kita baca pada saat HUT RI, dan bukan hanya secarik teks yang tidak memiliki makna, melainkan di balik proklamasi 17-08-1945/ proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia itu memiliki makna yang sangat luar biasa. Ada ajaran yang sangat luar biasa pentingnya di dalam Proklamasi 17-08-1945, inilah ajaran yang harus sama-sama kita pahami sebagai generasi bangsa Indonesia, karena kalau kita tidak mengetahuinya dengan baik, maka sudah dapat dipastikan bagaimana jadinya bangsa Indonesia ini nanti kalau seluruh generasi penerus bangsanya tidak benar-benar memahami dengan baik. 

Oleh karena itu melalui tulisan yang singkat ini mari kita bersama-sama memahami "Siapa kita sebagai sebuah bangsa dan mau kemana kita sebagai sebuah bangsa". inilah teks Proklamasi yang dibacakan oleh Bapak pendiri bangsa kita Ir. Sukarno dan Drs. Moh. Hatta.

P R O K L A M A S I
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diseleng ... Read more »

Category: Belajar Dari Bung Karno | Views: 445 | Added by: semesta580 | Date: 2017-09-28 | Comments (0)

Apa yang dinyatakan dalam surat Al-A’raf ayat 36 yang berbunyi: “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” adalah sebuah perkara yang telah terjadi berulang-ulang kali dalam sejarah peradaban manusia. Setiap umat memang telah digariskan mempunyai batasan waktu. Dan ini adalah perkara lumrah yang harus dapat kita terima dengan lapang dada dan pikiran yang terbuka.

Telah banyak tentu kita saksikan dalam sejarah peradaban manusia dimana satu peradaban hilang, tenggelam dan berlalu. Bukan saja peradaban umat-umat yang zalim dan jahat namun demikian juga dengan peradaban yang dibangun oleh para nabi. Ajaran para nabi memanglah bersifat abadi, akan tetapi peradabannya tentu saja tidaklah kekal. Dan ruh Islam memang dengan pasti akan selalu ada untuk selama-lamanya tapi tidaklah itu berarti peradaban Islam tidak akan berubah dan berganti. 

Salah satu masalah besar yang dih ... Read more »

Category: Islam Kebangsaan | Views: 333 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-09-22 | Comments (0)

Memproklamasikan diri kita sebagai negara merdeka sama sekali bukan jaminan bahwa Indonesia akan lepas dari gangguan negara asing. Tidak sedikit pihak yang menilai bahwa Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi darurat ancaman proxy war. Indonesia saat ini sedang berada dalam ancaman proxy war atau perang proksi dari berbagai arah. Ancaman itu ternyata sudah diprediksi jauh sebelum Indonesia memasuki era pembangunan di segala bidang. Bapak pendiri bangsa, Ir.Soekarno, yang disebut telah meramalkan ancaman perang proksi tersebut. Presiden pertama Republik Indonesia itu sudah mengetahui ancaman perang yang akan terjadi meski Indonesia telah merdeka. Gerakan Non-Blok yang diusulkan oleh Ir.Soekarno pada tahun 1955 merupakan bagian dari strategi Indonesia bersama negara dunia ketiga yang kaya akan sumber daya alamnya, untuk mampu berdiri di atas kaki sendiri dan terbebas dari cengkeraman asing.

Gerakan Non-Blok, juga adalah upaya untuk menarik diri dari kepentingan Barat dan Timur. Soekarno sudah memprediksi bahwa perang di masa depan itu “It's all about resources”. Hal inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi sasaran utama negara-negara asing. Karena Indonesia memiliki sumberdaya alam yang sangat berlimpah dan masih belum dimanfaatkan dengan baik. Kecenderungan Indonesia ... Read more »

Category: Proxy War | Views: 434 | Added by: Arahadd | Date: 2017-09-13 | Comments (1)

1 2 3 ... 14 15 »