Home » Ad Board (114)

Bung Hatta [3]Bung Karno [27]
Gita Merdeka [14]Gus Dur [3]
Kartini [1]Muhamad SAW [1]
Soe Hok Gie [22]Ayat-ayat Perdamaian [16]
Falsafah Jawa [2]Memaknai Agama [19]
Pepatah Betawi [3]Pribahasa [2]
Lain-lain [1]

“Jikalau orang Indonesia berjumpa dengan orang Indonesia, Warganegara Republik Indonesia berjumpa dengan warganegara Republik Indonesia, pendek kata jikalau orang Indonesia bertemu dengan orang Indonesia, selalu memekikkan pekik MERDEKA !. Jangankan di Sorga, didalam nerakapun!” 

Bung Karno | Views: 11 | Date: 2017-12-23 | Comments (0)

“Pekik Merdeka, Saudara-saudara, adalah pekik pengikat”. Dan bukan saja pekik pengikat, melainkan adalah cetusan daripada bangsa yang berkuasa sendiri, dengan tiada ikatan imperialisme – dengan tiada ikatan penjajahan sedikitpun. Maka oleh karena itu, saudara-saudara, terutama sekali fase revolusi nasional kita sekarang ini, fase revolusi nasional yang belum selesai, jangan lupa pada pekik merdeka ! Tiap-tiap kali kita berjumpa satu sama lain, pekikkanlah pekik “MERDEKA” !!” 

Bung Karno | Views: 12 | Date: 2017-12-23 | Comments (0)

Sebagai warganegara Republik Indonesia, saya menyampaikan kepada saudara-saudara sekalian, baik yang beragama Islam, baik yang beragama Hindu-Bali, baik yang beragama lain, kepada saudara-saudara sekalian saya menyampaikan salam nasional “MERDEKA”. Dan sebagai warganegara merdeka, saya tadi memekikkan pekik “Merdeka” bersama-sama dengan kamu. Kamu yang beragama Syiwa-Buddha, Hindhu-Bali atau agama lain. Pekik merdeka adalah pekik yang membuat rakyat Indonesia itu, walaupun jumlahnya 80 juta, menjadi bersatu tekad, memenuhi sumpahnya “Sekali merdeka tetap merdeka”. 

Bung Karno | Views: 12 | Date: 2017-12-23 | Comments (0)

“Sebagaimana Nabi Besar Muhammad Sallallahu’alaihi Wasallam telah MENEMUKAN ucapan Salam untuk mempersatukan umatnya, maka turun pulalah suatu ILHAM dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk memekikkan suatu Salam kebangsaan bagi bangsa Indonesia”. Pada tanggal satu September 1945 aku menetapkan supaya setiap warga negara Republik Indonesia memberi salam kepada yang lain dengan mengangkat tangan, kelima jari terbuka lebar – yang maksudnya lima sila – dan meneriakkan “ MERDEKA”.

Bung Karno | Views: 11 | Date: 2017-12-23 | Comments (0)

Duh, Tuhan, kadang aku ingin, hendaknya tiada satu agama di pun di atas dunia ini. Karena agama-agama ini, yang justru harus persatukan semua orang, sepanjang abad-abad telah lewat menjadi biang-keladi peperangan dan perpecahan, dari drama-drama pembunuhan yang paling kejam. 

Kartini | Views: 97 | Date: 2017-04-01 | Comments (0)

 “Saya dan Romo Mangun itu beda agama, tapi satu iman”

Gus Dur | Views: 63 | Date: 2017-04-01 | Comments (0)

Tidak ada satu-pun ciptaan yang diciptakan tanpa maksud dan tujuan tertentu. Maksud diciptakannya sesuatu itulah yang disebut dengan fitrah penciptaan. Memenuhi dan hidup menurut maksud penciptaan itulah yang disebut dengan mangabdi kepada Sang Pencipta itu.

Gita Merdeka | Views: 68 | Date: 2017-03-30 | Comments (0)

Persatuan Indonesia harus dibangun di atas dasar kebangsaan dan kemanusiaan dan tidak bisa dibangun di atas dasar kesukuan atau keagamaan; karena kita tidak mungkin bisa sama dan satu dalam suku dan agama tapi kita pasti sama dan satu dalam kebangsaan dan kemanusiaan.

Gita Merdeka | Views: 221 | Date: 2016-02-18 | Comments (0)

Nasionalisme Indonesia adalah paham kebangsaan yang berakar pada prinsip bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. Tidak boleh ada satu bangsa pun yang membangun dan menghidupi bangsanya dengan jalan mengeksploitasi bangsa lain.

Gita Merdeka | Views: 179 | Date: 2016-02-18 | Comments (0)

Jika tidak ada satupun yang bisa terjadi tanpa ijin-Nya dan jika tidak ada sedikitpun daya melainkan sepenuhnya dalam genggaman-Nya, adakah tempat lain bagi kita untuk menggantungkan harap selain kepada-Nya?

Gita Merdeka | Views: 146 | Date: 2016-01-21 | Comments (0)