Home » 2016 » July » 19 » Sekilas Tentang Gong Perdamaian Dunia
9:50 AM
Sekilas Tentang Gong Perdamaian Dunia

Tulisan ini bermula dari rasa penasaran saya melihat gambar susunan kemerdekaan kebangsaan Indonesia dengan empat lingkaran yang tersusun itu nampak mirip dengan gong. Dan setelah saya melakukan pencarian di google, rupanya satu-satunya gong yang memiliki empat lingkaran seperti itu hanyalah ‘Gong Perdamaian Dunia’. Terlepas dari mungkin kemiripan ini hanya kebetulan saja, tapi yang pasti bahwa sejak awal lahirnya bangsa Indonesia ini, ia telah menjadi suatu bangsa yang mampu meyuarakan suara perdamaianan. Ia telahir membawa sebuah ajaran kemerdekaan. Ajaran kemerdekaan bangsa-bangsa. Dwi tunggal Proklamasi dan Deklarasi Kemerdekaan Indonesia itu dapatlah kita sebut sebagai sebuah dentuman suara gong perdamaian dunia yang dibunyikan oleh bangsa Indonesia.

Satu yang cukup mengejutkan, yang saya sendiri baru tahu ketika menuliskan ini, rupanya Gong Perdamian Dunia yang hari ini sudah terpasang di 84 negera itu diprakarsai oleh orang Indonesia. Berikut ini saya rangkum berbagai informasi seputar Gong Perdamaian Dunia itu dari berbagai sumber:

1. 
Gong Perdamaian Dunia atau World Peace Gong adalah sarana yang dibuat sebagai bagian dari upaya membangun dan memelihara perdamaian bangsa-bangsa dan umat manusia di dunia.

2. 
Gong Perdamaian Dunia merupakan gong dengan struktur empat lingkaran dimana pada lingkaran Luar terdapat Bendera 202 negara anggota Komite Perdamaian Dunia, kemudian pada lingkaran tengah terdapat tulisan ‘World Peace Gong’, sepasang bunga dan tulisan ‘Gong Perdamaian Dunia’, pada lingkaran inti terdapat simbol 10 agama-agama besar dunia, dan kemudian pada lingkaran puncaknya terdapat bola dunia.

3. Gong Perdamaian Dunia yang rencannya akan di pasang di 202 negara ini adalah ide dan gagasan dari Dr. Djuyoto Suntani, Presiden Komite Perdamaian Dunia (The World Piece Committee) yang berasal dari Jepara, Indonesia.

4. Gong Perdamaian Dunia yang awal atau yang asli, sudah berusia 450 tahun yang berada di Desa Plajan, Jepara. Gong tersebut adalah milik dari ibu kandung Dr. Djuyoto Suntani, Ibu Mursini, yang merupakan pewaris gong generasi ke tujuh. Konon gong tersebut di buat oleh seorang Wali Allah yang berasal dari kerajaan Demak.

5. Gong Perdamaian Dunia, untuk pertama kalinya dibunyikan secara formal oleh Presiden Republik Indonesia, Ibu Megawati Soekarno Putri pada tanggal 31 Desember 2002 pukul 00.00 WITA, di Bali, yang saat itu dihadir oleh seluruh tokoh bangsa untuk mencanangkan “Tahun 2003 sebagai tahun perdamaian Indonesia”.

6. Gong Perdamaian Dunia dibunyikan untuk kedua kalinya di Ganeva Eropa oleh sekretaris jendral PBB pada tanggal 5 Februari 2003 yang dihadir oleh para tokoh dari 179 negara. Dan pada tanggal yang sama itu Gong Perdamaian Dunia ini ditetapkan sebagai satu-satunya “Sarana Persaudaraan dan Pemersatu Umat Manusia di Muka Bumi”.

7. Hingga saat ini Gong Perdamaian Dunia telah terpasang di 84 negara dan 9 tempat di Indonesia. Untuk di Indonesia, Gong Perdamaian Dunia berada di Maluku, Palu, Kupang, Bali, Jepara, Bandung, Kota Purba Galuh, Banda Aceh dan Blitar. Dan ditargetkan gong tersebut sudah dipasang di 202 negara pada tahun 2017 untuk kemudian dibunyikan serentak oleh masing-masing kepala Negara untuk menandai kelahiran “Peradaban baru Satu Bumi dengan Hati”.

8. Gong Perdamaian Dunia terbesar dengan ukuran 5 meter dibangun permanen di Taman Perdamaian Dunia di Denpasar-Bali yang diletakan pada tahun 2011.

9. Gong Perdamaian Dunia Ukuran 1 meter melalui kerjasama dengan pemerintah dan astronout Rusia dibawa dan ditaruh di luar angkasa pada tahun 2015.

10. Berikut beberapa komentar dari para presiden negara-negara dunia berkenaan dengan Gong Perdamaian Dunia ini:

"...terima kasih kepada Saudara Djuyoto Suntani, saya ikut bangga, semoga kontribusi Indonesia diridhoi Allah dan semoga Pusat Bumi vang dibangun di jawa Tengah, mendapat ridho Tuhan, tekad anak bangsa untuk membangun perdamaian dunia yang abadi..."
(Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Indonesia).

"...kami sering berbeda pandangan soal tata dunia baru, tapi saya menghormati Mr Djuyoto Suntani, apalagi kami memiliki bintang, tanggal dan bulan kelahiran yang sama, 6 Juli, meskipun Beliau merahasiakan kesamaan itu,"
(Mr George W. Bush, mantan Presiden Amerika Serikat).

"...China adalah negara pertama yang menerima 'World Peace Gong' untuk diabadikan secara permanen, karena Bangsa China menghormati program besar Mr Djuyoto Suntani. Beliau kebanggaan Masyarakat Asia,"
(Mr Hu Jintao, Presiden China).

"...Saya katakan, semua umat Islam bersaudara, Mr Djuyoto Suntani menjawab: bukan hanya umat Islam, tapi semua umat manusia sedunia bersaudara. Saya menaruh hormat pada prinsip dan komitmennya"
(Mr Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Iran).

"...Saya tanya : berapa harus bayar 'World Pcace Gong' untuk ditaruh di Venezuela? Mr Djuyoto Suntani menjawab: Ini sumbangan bangsa Indonesia untuk Bangsa Venezuela. Saya terkejut sekaligus terharu"
(Mr Hugo Chaves, Presiden Venezuela).

"...Tahun 1997 saya mendapat kiriman kartu sebagai anggota the World Peace Committee yang ditandatangani Mr Djuyoto Suntani, saya kaget: siapa orang ini yang berani menjadikan semua Kepala Negara dan para tokoh penting dunia jadi anggotanya? Setelah tahu misi besar Beliau untuk menyatukan dunia, saya mendukung dan bangga jadi anggotanya. Saya kagum sama Beliau"
(Mr Mikhael Gorbachev, mantan Presiden Uni Soviet).

"...Saya bukan peramal, tapi saya berani pastikan, program besar Beliau untuk menyatukan dunia, membuat nama Mr Djuyoto Suntani bakal melegenda sepanjang zaman"
(Mr Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan).

Category: Islam dan Nasionalisme Indonesia | Views: 880 | Added by: nasionalisme[dot]id | Tags: Islam dan Nasionalisme Indonesia | Rating: 0.0/0
Total comments: 1
avatar
0 Spam
1
bersatulah dunia , berdamailah dunia , .....
avatar