Home » Di Bawah Bendera Revolusi - II

AMANAT PRESIDEN SUKARNO PADA ULANG TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA, 17 AGUSTUS 1954 DI JAKARTA.

Saudara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat,
Tuan-Tuan dan Nyonya-Nyonya,
Seluruh Rakyat Indonesia dari Sabang sampai ke Merauke,

Merdeka!

Dengan penuh minat saya telah mendengarkan pidato saudara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, yang mengandung banyak petunjuk-petunjuk dan anjuran-anjuran yang penting bagi kita, dalam menghadapi saat-saat yang sungguh meminta perhatian kita bersama.

Kita telah tiba pada hari ulang tahun ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 57 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-17 | Comments (0)

<<sebelumnya....
Saudara-saudara
!
Saya menganjurkan pembentukan modal nasional. Moga-moga modal nasional itu setapak-demi-setapak, tapi dengan pesat, dapat tersusun, agar supaya cita-cita ekonomi lekas terlaksana. Tanah-air kita memang sangat luas, ia mengandung seribu-satu kemungkinan-kemungkinan untuk membuka macam-macam industri yang besar-besar. Jutaan, ratusan juta rupiah, harus kita himpun. Kalau modal nasional masih belum mencukupi, bolehlah kita memakai modal luar-negeri sebagai supplemen daripada modal nasional kita. Tetapi tekanan-kata kita harus kita letakkan kepada modal nasional! Untuk kepentingan pembangunan tanah-air kita yang luas-maha-luas, kaya-maha-kaya ini, kita bersedia mempergunakan modal-modal dan tenaga-tenaga luar-negeri, yang sungguh-sungguh mempunyai goodwill (kemauan baik) untuk bersama-sama dengan kita berusaha membangun suatu kehidupan ekonomi yang dapat meninggikan taraf kehidupan rakyat kita. Tak perlu ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 48 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-17 | Comments (0)

AMANAT PRESIDEN SUKARNO PADA ULANG TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA, 17 AGUSTUS 1955 DI JAKARTA

Saudara-saudara!

Pidato ini saya susun dalam tiga bagian. Bagian yang mengenai masa yang lampau. Bagian yang mengenai masa sekarang. Dan bagian yang mengenai masa datang.

Dengarkanlah!

Hari ini adalah hari ulang tahun kesepuluh sejak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pada hari ini bangsa Indonesia seluruhnya, di manapun ia berada, di dalam dan di luar negeri, merayakan hari yang benar-benar bersejarah. Selayaknyalah pada ulang tahun yang kesepuluh ini, apabila kit ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 59 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-12 | Comments (0)

<<<sebelumnya..... Karena itu, segenap jiwa-ragaku berseru kepada bangsa Indonesia: “Terlepas dari ideologi apapun, – jagalah Persatuan! Jagalah Keutuhan” Bukan hanya oleh karena aku ini Presiden yang berdiri di atas semua partai dan semua golongan, maka aku berseru demikian! Aku menyerukan Persatuan dan Keutuhan, oleh karena aku seorang Patriot, oleh karena aku pencinta Kemerdekaan Nasional, oleh karena aku pencinta rakyat-jelata yang juga mengingini Persatuan, oleh karena aku ini sedikit-banyak ikut-ikut berjoang berpuluh tahun dan oleh karena aku sedikit-banyak ikut-ikut pula berkorban untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan untuk mencapaikan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Rela aku meninggalkan Istana Merdeka ini untuk mengabdi kepada Persatuan dan Kemerdekaan bangsa, sebagai patriot saja, dan tidak sebagai Presiden!

Kita sekalian adalah makhluk Allah. Dalam menginjak waktu yang akan datang, kita ini seolah-olah adalah buta. Ya, benar kita merencanakan, kita bekerja, ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 54 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-12 | Comments (0)

AMANAT PRESIDEN SOEKARNO PADA ULANG TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA, 17 AGUSTUS 1956 DI JAKARTA

Saudara-saudara!
Di bawah kepulan hitam api-peperangan yang masih kemelun di udara Indonesia sebelas tahun yang lalu menyatakan kemerdekaannya. Bukan sinarnya Purnama-Sasi yang mengiringi Proklamasi itu, bukan nyanyian-nyanyian yang merdu-merayu. Sebaliknya, gempa peperangan masih terasa; api-revolusi-rakyat meledak sekaligus oleh karenanya; gemerincingnya pedang dan pekiknya barisan-barisan bambu-runcing memenuhi angkasa; ledakan bom dan granat menjadi pengalaman sehari-hari.

Tidak ada seorangpun di waktu itu yang menghitung-hitung atau menimbang-nimbang: “bagaimana dunia nanti akan menerima Proklamasi ini?” Tidak ada seorangpun yang menghitung-hitung: “berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjoang dan berkorba ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 94 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-12 | Comments (0)

<<<sebelumnya.....   Saudara-saudara! Kita berjalan terus. Siapa mandek akan mati! Roda sejarah berputar dengan tak mengenal berhenti. Kita bangsa Indonesia bersama-sama dengan bangsa-bangsa Asia-Afrika lainnya masih di dalam kancahnya perjoangan-umum untuk membersihkan dunia ini dari kutu-kutunya kolonialisme. Kita bersama-sama dengan mereka harus mengerahkan seluruh tenaga kita untuk mcnggugur-kan singgasana penjajahan. Oleh karena itu, dari tempat ini dan pada hari yang keramat bagi kita ini, saya menyatakan salut-kehormatan kepada semua pahlawan-pahlawan penggempur kolonialisme, semua pahlawan-pahlawan dari segala bangsa, yang telah gugur atau sedang menderita karena perjoangan kemerdekaan. Saya serukan kepada mereka, bahwa segenap rakyat Indonesia berdiri di belakangnya, sebab rakyat Indonesia tidak dapat netral, sekali lagi tidak dapat netral, dalam menghadapi pertarungan antara penjajahan dan kemerdekaan. Saya ulangi sekarang juga ucapan saya di Cairo tahun yang lalu, bahwa kita sahabat Mesir dan tak kenal kompromi dalam perjoangan melawan kolonialisme. Kita cinta damai, sungguh kita cinta damai, tetapi hanya damai tanpa kolonialisme. U ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 69 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-12 | Comments (0)

AMANAT PRESIDEN SOEKARNO PADA ULANG TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA, 17 AGUSTUS 1957 DI JAKARTA

Saudara-saudara!

Hari ini kita merayakan Ulang Tahun Proklamasi. Ulang tahun yang kedua-belas. Dan tiap-tiap kali mengadakan perayaan semacam ini, hati kita mengucapkan syukur kepada Tuhan. Dan hati kita amat terharu.

Terharu, bahwa Republik kita tetap berdiri. Terharu, – karena mengingat penderitaan-penderitaan dan korbanan-korbanan kita untuk mendirikan dan mempertahankan Republik ini. Terharu, bahwa kita dalam dua-belas tahun itu toh mencapai beberapa kemajuan juga, yang hanya orang-orang yang menderita penyakit sinisme saja akan memungkirinya. Terharu pula, bahwa k ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 61 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-12 | Comments (0)

<<<sebelumnya.....   Ada hal-hal yang menggembirakan dalam segala kerèwèlan-kerèwèlan belakangan ini! Apakah itu? Yang menggembirakan ialah cepatnya rakyat kita mereaksi kepada hal-hal yang tidak baik. Cepatnya rakyat kita mereaksi kepada penyelèwèngan-penyelèwèngan dalam pelaksanaan Revolusi, misalnya: birokrasi di pusat adalah satu hal yang memang tidak baik. Cepat rakyat mereaksi kepada birokrasi itu. Partai-sentrisme adalah satu penyelèwèngan. Cepat rakyat mereaksi kepada hal itu. Sejarah dari lain-lain bangsa atau lain-lain negara menunjukkan, bahwa sesuatu keburukan atau penyelèwèngan dapat berjalan berpuluh-puluh tahun tanpa reaksi apa-apa, sehingga menjadilah keburukan atau penyelèwèngan itu bersulur dan berakar, dan akhirnya merupakan satu dekadensi permanen, atau satu keruntuhan.

Reaksi rakyat Indonesia adalah cepat, dan itulah menggembirakan. Hanya caranya mereaksi itu di sana-sini kurang tepat, bahkan membahayakan. Membahayakan keutuhan Negara, membahayakan keutuhan Bangsa. Mengenai cara ini, saya di Dewan Nasional pernah memekikkan pekik Latin “non  tali auxilio!”, &ldq ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 30 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2017-07-12 | Comments (0)

AMANAT PRESIDEN SUKARNO PADA ULANG TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA, 17 AGUSTUS 1958 DI JAKARTA

Saudara-saudara ini adalah salah satu ulang tahun Republik Indonesia yang paling diperhatikan orang! Diperhatikan orang di dalam dan di luar negeri. Boleh dikatakan seluruh dunia pada hari ini mengarahkan pandangan matanya ke Jakarta, atau memasangkan arah-telinganya ke Jakarta. Bagaimana suasana Jakarta pada hari ini, dan apa yang akan dikatakan oleh Jakarta pada hari ini? Apakah suasananya suasana yang tertekan, suasananya rakyat yang baru saja dapat pukulan-pukulan di badannya, – babak-belur, babak-bundas? Apakah suaranya suara rakyat yang telah remuk-redam dalam jiwanya, suara rakyat yang telah megap-megap?

Pantas juga orang di luaran mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang demikian itu, terutama sekali orang-orang dari kalangan-kalangan yang tak senang kepada kita atau tidak senang kepada politik kita. Pantas! Sebab apa yang tidak kita alami dalam tahun yang lalu! Segala macam cobaan-cobaan pahit dan getir telah kita alami, yang, jikalau umpamanya kita ini bukan bangsa yang ulet dan Insya Allah d ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 208 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2016-11-29 | Comments (0)

<<sebelumnya.....  Pada hari keramat 17 Agustus sekarang ini, saya menyerukan lagi: jangan lupa D.I.-T.I.I., – jangan biarkan mereka, hantamlah terus D.I.-T.I.I., sampai mereka hancur-lebur samasekali!

Sekarang, apakah yang dinamakan kelanjutan daripada Revolusi ialah terletak dalam segala bidang yang perjoangannya belum selesai. Kelanjutan Revolusi ialah kelanjutan perjoangan-perjoangan yang belum selesai. Kelanjutan perjoangan di bidang politik, kelanjutan perjoangan di bidang ekonomi atau lebih tepat sosial-ekonomi, kelanjutan perjoangan di bidang kepribadian Nasional. Revolusi kita adalah satu “revolusi campuran”, revolusi politik dan sosial-ekonomi dan kebudayaan, – satu Revolusi yang pada hakekatnya adalah “a summing up of many revolutions in one generation”. Satu bagian daripada Revolusi ini adalah lebih maju daripada bagian yang lain, tetapi semua bagian-bagian itu meminta kelanjutan daripada perjoangannya.

Welnu, kelanjutan daripada Rev ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 204 | Added by: nasionalisme[dot]id | Date: 2016-11-29 | Comments (0)

1 2 3 4 »