Home » 2017 » August » 8 » MENJADI CINTA ITU SENDIRI
7:15 PM
MENJADI CINTA ITU SENDIRI

Saat engkau mengerti apa itu cinta, saat engkau mengalami apa itu cinta, engkau menjadi cinta itu sendiri. Maka tidak ada kebutuhan dalam dirimu untuk dicintai, dan tidak ada kebutuhan dalam dirimu untuk mencintai. Mencintai hanya akan menjadi hidupmu yang sederhana dan spontan, menjadi nafasmu. Engkau tidak dapat melakukan hal lain; engkau hanya akan mencintai.

Sekarang, jika sebagai balasannya cinta tidak datang kepadamu, engkau tidak akan merasa sakit hati, dengan alasan sederhana karena hanya orang yang telah menjadi cinta dapat mencintai. Engkau hanya dapat memberikan yang engkau miliki. Meminta orang untuk mencintaimu -- orang-orang yang tidak memiliki cinta dalam hidup mereka, yang belum sampai pada sumber keberadaan mereka dimana cinta memiliki altarnya sendiri - bagaimana mereka dapat mencintai dirimu? Mereka bisa berpura-pura. Mereka bisa mengatakannya, mereka bahkan bisa mempercayainya, tapi cepat atau lambat hal-hal ini akan terjadi ... akan diketahui/ disadari bahwa itu hanya kepura-puraan, bahwa itu hanya akting, bahwa itu adalah kemunafikan.

Mungkin ia tidak bermaksud untuk menipumu, tapi apa yang bisa dilakukan orang itu? Engkau meminta cinta, dan orang lain juga menginginkan cinta. Keduanya mengerti bahwa engkau diharapkan untuk mencintai, setelah itu engkau bisa mendapatkan cinta - sehingga engkau berdua mencoba dengan segala cara yang mungkin untuk bersikap mencintai. Tapi sikap itu hampa. Dan keduanya akan mengetahui hal itu, dan keduanya akan mengeluhkannya satu sama lain, bahwa itu tidak benar. Sejak awal dua pengemis mengemis satu sama lain, dan keduanya hanya mempunyai mangkuk yang kosong.

Keduanya berpura-pura bahwa mereka bisa memberi, tapi keinginan dasar mereka adalah untuk mendapatkan. Jika engkau tidak memilikinya, engkau tidak dapat memberikannya. Dan mereka yang memilikinya - ini harus dipahami dengan sangat jelas - mereka yang telah menemukan sumber cinta di dalam diri mereka sendiri tidak lagi butuh untuk dicintai. Dan mereka akan dicintai. Mereka akan mencintai tanpa alasan lain, tetapi hanya karena mereka memiliki terlalu banyak - seperti awan hujan yang ingin mencurahkan hujan, seperti bunga yang ingin melepaskan keharumannya, tanpa keinginan untuk mendapatkan apa pun. Hadiah dari cinta adalah dalam mencintai, bukan untuk mendapatkan cinta.

Dan ini adalah misteri kehidupan, bahwa jika seseorang dihargai hanya dengan mencintai orang, banyak yang akan mencintainya. Karena dengan berhubungan dengannya, mereka perlahan-lahan akan mulai mencari sumbernya di dalam diri mereka sendiri. Sekarang mereka tahu satu orang setidaknya yang melimpahkan cinta dan yang cintanya tidak berdasarkan kebutuhan. Dan semakin dia berbagi dan melimpahkan cintanya, semakin cinta itu bertumbuh.

Osho-Beyond Psychology
Bab 21

The moment you understand what love is, you experience what love is, you become love. Then there is no need in you to be loved, and there is no need in you to love. Loving will be your simple, spontaneous existence, your very breathing. You cannot do anything else; you will be simply loving.

Now if in return, love does not come to you, you will not feel hurt, for the simple reason that only the person who has become love can love. You can give only that which you have. Asking people to love you -- people who don't have love in their life, who have not come to the source of their being where love has its shrine -- how can they love you? They can pretend. They can say, they can even believe, but sooner or later these things are going to... it is going to be known that it is only a pretension, that it is only acting, that it is hypocrisy.

There may not be an intention to deceive you, but what can the person do? You ask for love, and the other person also wants love. Both understand that you are expected to love, that only then can you get love -- so you both try in every possible way to take the posture of love. But the posture is empty. And both are going to discover it, and both are going to complain about it against the other, that it is not right. From the very beginning it has been two beggars begging from each other, and both have only empty begging bowls.

Both are pretending that they can give, but their basic desire is to get. If you don't have it, you cannot give it. And those who have it -- this is to be understood very clearly -- those who have found the source of love within themselves are no longer in need of being loved. And they will be loved.
They will love for no other reason but simply because they have too much of it -- just as a rain cloud wants to rain, just as a flower wants to release its fragrance, with no desire to get anything. The reward of love is in loving, not in getting love.

And these are the mysteries of life, that if a person is rewarded just in loving people, many will love him. Because by being in contact with him, they will slowly start finding the source within themselves. Now they know one person at least who showers love and whose love is not out of any need. And the more he shares and showers his love, the more it grows.

Osho-Beyond Psychology
Ch1 21

Category: Tentang Cinta | Views: 101 | Added by: PuteraGaruda | Tags: Pencerahan, Osho, cinta, Spiritualitas, Kesadaran | Rating: 0.0/0
Total comments: 2
avatar
0 Spam
2
cinta adalah rasa...meski tal sama walau berbeda hatiku dan hati mu adalah kita yang satu
cinta seharusnya mampu menjadi kekuatan ketika keberagaman menjadi alasan untuk menjadi kesatuan

Aku, Kamu dan Kita adalah Pancasila, adalah Bineka Tunggal Ika Adalah Indonesia
avatar
0 Spam
1
Sangat luarrrr biasa, dan sangat dalam makna dari kata "cinta" jika semua orang paham akan esensi dari cinta, maka tentu saja dalam kehidupan di muka bumi ini tidak akan ada lagi peperangan dan kerusakan yang di timbulkan oleh manusia.
avatar