Home » 2017 » August » 5 » AGAMA ADALAH SAINS TENTANG CINTA
3:40 PM
AGAMA ADALAH SAINS TENTANG CINTA

Prem berarti cinta, amiro berarti kaya, kekayaan - kekayaan yang cinta bawa. Dan sebenarnya, kecuali cinta tidak ada hal lain yang membawa kekayaan. Dan semua kekayaan-kekayan lainnya adalah barang pengganti. Orang-orang mencari hal-hal itu karena mereka telah kehilangan cinta. Orang yang terlalu terobsesi dengan uang adalah suatu kebutuhan orang yang hampa akan cinta. Orang kikir tidak bisa mencintai. Sebenarnya, karena dia tidak bisa mencintai dia menjadi kikir; Kekirannya berakar pada kehampaannya akan cinta. Dia harus berpegang pada sesuatu. Bila cinta itu ada, engkau tidak perlu berpegang pada apapun; Cinta itu cukup untuk dirinya sendiri. Cinta memberi engkau kekayaan sehingga engkau bisa menjadi miskin namun kaya. Tanpa cinta seseorang bisa sangat kaya tapi tetap miskin.

Hanya orang yang penuh cinta adalah orang yang penuh, meluap. Cinta memberi kekayaan, dan kekayaan yang tak habis-habisnya, kekayaan yang kekal, kekayaan yang bahkan kematian pun tak bisa mengambilnya. Cinta menaklukkan waktu dan kematian keduanya; Cinta membuatmu abadi. Pada momen cinta seseorang bisa dengan mudah mati tanpa keluhan di bibir. Pada saat cinta seseorang tidak takut akan apapun; Bahkan kematian pun tidak menimbulkan getaran. Si pecinta dapat mati tertawa ... karena dia sudah mencintai! Hidup telah menjadi anugerah, berkat, dan kematian tidak dapat mengambil apapun - dia telah merasakan sesuatu yang abadi.

Orang-orang yang benar-benar miskin adalah mereka yang kehilangan cinta; Dan seluruh bumi penuh dengan orang-orang miskin yang kelaparan. Cepat atau lambat, kemiskinan luar akan hilang - sekarang kita memiliki cukup teknologi untuk membuatnya hilang - dan masalah sebenarnya akan muncul. Masalah sebenarnya adalah kemiskinan batin. Tidak ada teknologi yang bisa membantu. Kelaparan luar akan hilang- kita bisa memberi makan orang, kita mampu memberi makan orang sekarang - tapi siapa yang akan memberi makan roh, jiwa? Ilmu pengetahuan tidak dapat melakukannya. Sesuatu yang lain dibutuhkan dan itulah yang aku sebut agama. Karena sains telah melakukan pekerjaannya; Maka hanya agama yang dapat masuk ke dunia.

Sampai saat ini agama hanya merupakan fenomena aneh - sesekali, seorang Buddha, seorang Yesus, seorang Krishna. Ini adalah orang-orang yang luar biasa; Mereka tidak mewakili kemanusiaan. Mereka hanya menunjukkan kemungkinan, masa depan. Tapi masa depan itu akan semakin mendekat. Begitu sains telah melepaskan potensi kekuatan materi dan manusia secara fisik puas - memiliki tempat berlindung, memiliki cukup makanan, memiliki cukup pendidikan - maka untuk pertama kalinya dia akan melihat bahwa sekarang dibutuhkan makanan baru. Makanan itu cinta, dan sains tidak bisa memberikannya kepada manusia; Sains tidak memiliki cara untuk memahami cinta. Hal itu hanya bisa dilakukan oleh agama. Agama adalah sais tentang cinta.

Osho-God’s Got a Thing About you 
Bab#4

Prem means love, amiro means rich, richness - richness that love brings. And in fact, except for love nothing else ever brings richness. And all other riches are substitutes. People search for them because they have missed love. The person who is too obsessed with money is of necessity the person who is empty of love. The miser cannot love. In fact, because he could not love he became a miser; the miserliness is rooted in his lovelessness He has to hold on to something. When love is there, you need not hold on to anything; love is enough unto itself. It gives you such richness that one can be poor and yet rich. Without love one can be very rich but remain poor.

Only a loving person is a full person, overflowing. Love gives richness, and a richness that is inexhaustible, a richness that is eternal, a richness that even death cannot take away. Love conquers time and death both; love makes you immortal. In the moment of love one can easily die with no complaint on the lips. In the moment of love one is unafraid of anything; even death creates no tremor. The lover can die laughingly... because he has loved! Life has been such a boon, such a blessing, and death cannot take anything away - he has tasted something of the eternal.

The really poor people are those who are missing love; and the whole earth is full of those poor people who are starved. Sooner or later the outer poverty is going to disappear - now we have enough technology to make it disappear - and the real problem is going to arise. The real problem will be the inner poverty. No technology can help. The outer starvation will go - we can feed people, we are capable of feeding people now - but who will feed the spirit, the soul? Science cannot do that. Something else is needed and that is what I call religion. Then science has done its work; then only can religion enter into the world.

Up to now religion has been only a freak phenomenon - once in a while a Buddha, a Jesus, a Krishna. These are exceptional people; they don’t represent humanity. They simply herald a possibility, a future. But that future is coming closer. Once science has released the potential powers of matter and man is physically satisfied - has a shelter, has enough food, has enough education - then for the first time he will see that now a new food is needed. That food is love, and science cannot give it to man; science has no ways to understand love. That can only be done by religion. Religion is the science of love.

Osho-God’s Got a Thing About you 
Ch#4

Category: Tentang Cinta | Views: 79 | Added by: PuteraGaruda | Tags: Spiritual, Agama, cinta | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar