AMANAT PRESIDEN SUKARNO PADA ULANG TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA, 17 AGUSTUS 1954 DI JAKARTA.

Saudara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat,
Tuan-Tuan dan Nyonya-Nyonya,
Seluruh Rakyat Indonesia dari Sabang sampai ke Merauke,

Merdeka!

Dengan penuh minat saya telah mendengarkan pidato saudara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, yang mengandung banyak petunjuk-petunjuk dan anjuran-anjuran yang penting bagi kita, dalam menghadapi saat-saat yang sungguh meminta perhatian kita bersama.

Kita telah tiba pada hari ulang tahun ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 57 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-17 | Comments (0)

<<sebelumnya....
Saudara-saudara
!
Saya menganjurkan pembentukan modal nasional. Moga-moga modal nasional itu setapak-demi-setapak, tapi dengan pesat, dapat tersusun, agar supaya cita-cita ekonomi lekas terlaksana. Tanah-air kita memang sangat luas, ia mengandung seribu-satu kemungkinan-kemungkinan untuk membuka macam-macam industri yang besar-besar. Jutaan, ratusan juta rupiah, harus kita himpun. Kalau modal nasional masih belum mencukupi, bolehlah kita memakai modal luar-negeri sebagai supplemen daripada modal nasional kita. Tetapi tekanan-kata kita harus kita letakkan kepada modal nasional! Untuk kepentingan pembangunan tanah-air kita yang luas-maha-luas, kaya-maha-kaya ini, kita bersedia mempergunakan modal-modal dan tenaga-tenaga luar-negeri, yang sungguh-sungguh mempunyai goodwill (kemauan baik) untuk bersama-sama dengan kita berusaha membangun suatu kehidupan ekonomi yang dapat meninggikan taraf kehidupan rakyat kita. Tak perlu ... Read more »

Category: Di Bawah Bendera Revolusi - II | Views: 48 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-17 | Comments (0)

Saat engkau mengerti apa itu cinta, saat engkau mengalami apa itu cinta, engkau menjadi cinta itu sendiri. Maka tidak ada kebutuhan dalam dirimu untuk dicintai, dan tidak ada kebutuhan dalam dirimu untuk mencintai. Mencintai hanya akan menjadi hidupmu yang sederhana dan spontan, menjadi nafasmu. Engkau tidak dapat melakukan hal lain; engkau hanya akan mencintai.

Sekarang, jika sebagai balasannya cinta tidak datang kepadamu, engkau tidak akan merasa sakit hati, dengan alasan sederhana karena hanya orang yang telah menjadi cinta dapat mencintai. Engkau hanya dapat memberikan yang engkau miliki. Meminta orang untuk mencintaimu -- orang-orang yang tidak memiliki cinta dalam hidup mereka, yang belum sampai pada sumber keberadaan mereka dimana cinta memiliki altarnya sendiri - bagaimana mereka dapat mencintai dirimu? Mereka bisa berpura-pura. Mereka bisa mengatakannya, mereka bahkan bisa mempercayainya, tapi cepat atau lambat hal-hal ini akan terjadi ... akan diketahui/ disadari bahwa itu hanya kepura-puraan, bahwa itu hanya akting, bahwa itu adalah kemunafikan.

... Read more »

Category: Tentang Cinta | Views: 76 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-08 | Comments (2)

Prem berarti cinta, amiro berarti kaya, kekayaan - kekayaan yang cinta bawa. Dan sebenarnya, kecuali cinta tidak ada hal lain yang membawa kekayaan. Dan semua kekayaan-kekayan lainnya adalah barang pengganti. Orang-orang mencari hal-hal itu karena mereka telah kehilangan cinta. Orang yang terlalu terobsesi dengan uang adalah suatu kebutuhan orang yang hampa akan cinta. Orang kikir tidak bisa mencintai. Sebenarnya, karena dia tidak bisa mencintai dia menjadi kikir; Kekirannya berakar pada kehampaannya akan cinta. Dia harus berpegang pada sesuatu. Bila cinta itu ada, engkau tidak perlu berpegang pada apapun; Cinta itu cukup untuk dirinya sendiri. Cinta memberi engkau kekayaan sehingga engkau bisa menjadi miskin namun kaya. Tanpa cinta seseorang bisa sangat kaya tapi tetap miskin.

Hanya orang yang penuh cinta adalah orang yang penuh, meluap. Cinta memberi kekayaan, dan kekayaan yang tak habis-habisnya, kekayaan yang kekal, kekayaan yang bahkan kematian pun tak bisa mengambilnya. Cinta menaklukkan waktu dan kematian keduanya; Cinta membuatmu abadi. Pada momen cinta seseorang bisa dengan mudah mati tanpa keluhan ... Read more »

Category: Tentang Cinta | Views: 73 | Added by: PuteraGaruda | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

Pendahuluan - Saadhanaa Panchakam
Lima langkah menuju Kesadaran Rohani

Guru, aku rajin berdoa,

Kuikuti pula semua akidah agama.

Katakan, apalagi yang harus kulakukan

Untuk memperoleh tempat yang layak di surga ?

Semuanya itu tidak cukup, sahabat.

Belum cukup bila kau ingin masuk surga.

Belum cukup, Guru ?

... Read more »

Category: 5 Steps to Awareness | Views: 60 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

1. Study the Vedas daily
Pelajarilah Veda setiap hari

Veda berarti "Pengetahuan”, pengetahuan yang senantiasa berkembang, pengetahuan yang maju dan memajukan; pengetahuan yang tidak kaku, tidak baku; pengetahuan yang tidak mengerdilkan jiwa. Hanya "pengetahuan” macam itu yang dapat dipelajari setiap hari; ditekuni dan didalami dari hari ke hari. Veda bukanlah dogma dan doktrin yang tidak dapat di ganggu gugat. Veda bukanlah dogma, bukan doktrin. Veda tidak memperbudak manusia. Veda tidak menjerat jiwa, tapi membebaskan jiwa manusia.

Mempelajari Veda berarti mempelajari diri, mempelajari potensi diri, kemampuan diri ; melakukan introspeksi dan evaluasi diri. Pengetahuan yang dimaksud bukanlah untuk pengetahuan mengenai hal-hal di luar diri, tetapi pengetahuan mengenai segala yang ada di dalam diri.

Berbeda dari pemahaman umum, Veda bukanlah sekedar kumpulan buku-buku yang di sucikan oleh kalangan tertentu. Veda adalah kesucian itu ... Read more »

Category: 5 Steps to Awareness | Views: 57 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

2. Perform diligently the duties (karma) ordained by them 
Laksanakan dengan baik apa saja yang dianjurkan olehnya

 

Berarti : Bertindaklah sesuai dengan pengetahuan sejati itu, sesuai dengan potensi diri, sesuai dengan kemampuan; dan jagalah kesucian setiap tindakan.

Ada dua hal yang sangat penting dalam ayat ini. Pertama, bertindaklah sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh Veda, oleh pengetahuan sejati yang berasal dari dalam diri anda jua. Dalam bahasa modern, dalam bahasa Stephen Covey misalnya, "Ikutilah Suara Hatimu”. Sebelumnya agama-agama sudah menganjurkan supaya Suara Nurani selalu diperhatikan. Bahkan diutamakan, karena itulah Suara Allah, Itulah Pesan Keberadaan bagi kita.

Ke dua, laksanakan dengan baik. Tidak cukup menjaga "kesucian” setiap tindakan. Tidak cukup pula memastikan "kebaikan” setiap tindakan. Setiap tindakan yang baik dan suci pun masih harus dilaksanakan dengan baik.

... Read more »

Category: 5 Steps to Awareness | Views: 61 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

3. Dedicate all those actions (karma) as worship unto the Lord
Jadikan setiap tindakan sebagai persembahan kepada Yang Maha Kuasa

Dengan cara "menjadikan setiap tindakan sebagai persembahan”. Inilah tolok ukur yang mesti dipakai.

Dari pagi hingga malam, sejak matahari terbit hingga matahari terbenam, sejak membuka mata hingga memejamkannya, menyangkut hal-hal sepele, hingga kegiatan-kegiatan besar dan penting, lakukan itu sebagai persembahan.
 
Bukalah mata bagi Kebesaran dan Keagungan Illahi. Berusahalah untuk melihat langit luas nan tak terbatas, tak berbingkai. Ia Yang Maha Luas jauh lebih luas daripada langit yang luas itu – Maha Besar Allah, Maha Suci Rabb!
 
Saat membuang air besar atau kecil, niatkan dalam hati ; "Kuil-Mu ini tengah kubersihkan bagi-Mu, ya Allah ! Berkenanlah untuk senantiasa bersemayam di dalamnya.”
 
Bersemangatlah saat menggosok gigi, saat cuci muka, saat mandi, saat membersihkan tubuh, karena sesaat lagi kita akan berjumpa dengan-Nya. Kita akan bertatap muka dengan-Nya di tengah masyarakat. Bu ... Read more »

Category: 5 Steps to Awareness | Views: 54 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

4. Renounce all desires in the mind 
Bebaskan pikiranmu dari segala macam keinginan

 

Bukan saja keinginan untuk mendapatkan kedudukan dan ketenaran di dunia, keinginan untuk; memperoleh kapling di surga pun masih keinginan; keinginan untuk mati syahid pun keinginan; keinginan untuk menemukan Tuhan pun keinginan. Sesungguhnya keinginan-keinginan kita itu justru memisahkan kita dari-Nya. Keinginan untuk menemukan Tuhan justru menghilangkan Tuhan dari hidup kita, karena kita tidak dapat menemukan sesuatu yang tidak hilang. Hilangnya Tuhan dari hidup kita betul-betul karena keinginan kita untuk menemukan-Nya. Ajaib!
 
Bagaimana kita dapat mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, bagaimana sembah sujud kita dapat diterima oleh-Nya, bagaimana ibadah kita memperoleh makna, bila semua itu kita lakukan dengan keinginan untuk memperoleh imbalan!
 
Persembahan haruslah tanpa pamrih. Ibadah haruslah untuk memuliakan-Nya. Sujud semata-mata karena terpesona oleh kebesaran-Nya.
 
Kendati demikian, jangan menjadikan semua ini persoalan agama semata. Terjemahkan semuanya dalam keseharian hidup. Bekerja bukan untuk memperkaya diri, tetapi karena dunia ini adalah seb ... Read more »

Category: 5 Steps to Awareness | Views: 61 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

5. Wash away the hoards of sins in the bosom 
Bersihkan dirimu dari segala macam dosa

Dosa berarti kesalahan, kekhilafan. Tindakan berdosa adalah tindakan yang salah, sesuatu yang kita lakukan dalam kekhilafan. Dan, biasanya jiwa yang ragu dan khilaf adalah jiwa yang kehilangan arah, maka tindakannya sudah pasti salah. Kenapa? Karena, terlebih dahulu pikirannya sudah kacau. kemudian, kekacauan pikiran itulah yang menjelma menjadi tindakan yang salah, keliru, tidak pada tempatnya.

Dosa memang keslahan, tetapi bukan tidak dapat diperbaiki. Dosa memang kekhilafan, tetapi bukanlah sesuatu yang tidak dapat di ralat. Dunia ini ibarat pusat rehabilitasi. Saya tidak suka menyebutnya bui atau penjara, tapi pusat rehabilitasi di mana setiap jiwa sedang menjalani program pembersihan, pelurusan, atau apa saja sebutannya.

Keberadaan kita dalam dunia ini semata untuk menjalani program yang paling cocok bagi p ... Read more »

Category: 5 Steps to Awareness | Views: 43 | Added by: GitaMerdeka | Date: 2017-08-05 | Comments (0)

1 2 3 ... 14 15 »